nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

KTT Kedua Kim Jong-un dan Donald Trump Mungkin Digelar di Vietnam atau Singapura

Thasyanur Azizah, Jurnalis · Jum'at 11 Januari 2019 16:05 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 01 11 18 2003171 ktt-kedua-kim-jong-un-dan-donald-trump-mungkin-digelar-di-vietnam-atau-singapura-FvpNtu1te0.jpg Foto: AFP.

SEOUL - Singapura dan Vietnam akan dimasukkan dalam daftar lokasi yang mungkin menjadi lokasi pertemuan puncak (KTT) kedua antara Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un dengan Presiden Amerika Serikat (AS), Hal itu disampaikan pejabat Kementerian Luar Negeri Korea Selatan.

"(Tempat-tempat yang harus diperhatikan) adalah yang disebutkan oleh media termasuk Vietnam, Singapura dan Hawaii," kata seorang pejabat kementerian yang tidak ingin disebutkan namanya sebagaimana diwartakan Straits Times, Jumat (11/1/2019).

BACA JUGA: 5 Fakta Bersejarah Pertemuan Trump dan Kim Jong-un, Jabat Tangan Hanya 12 Detik

"Tetapi Hawaii dikatakan sebagai lokasi yang tidak realistis, karena tidak adanya kedutaan Korea Utara di sana," tambah pejabat lainnya.

Lokasi dari pertemuan berikutnya yang akan dipilih oleh Kim dan Trump telah menarik perhatian berbagai pihak. Terutama setelah Presiden Korea Selatan Moon Jae-in mengatakan pada Kamis, 10 Januari bahwa pertemuan yang ramai dibicarakan tersebut akan segera berlangsung.

Korea Selatan sendiri berharap pertemuan itu dapat berlangsung di Panmunjeom, tempat Kim dan Moon mengadakan pertemuan pertama mereka pada 27 April. Namun, kemungkinannya dikatakan sangat tipis. Panmunjeom merupakan kota yang berada di zona bebas militer di perbatasan Korea Utara dan Korea Selatan.

"Kami ingin mengadakan pertemuan di Panmunjom, tetapi kemungkinan ini menjadi kenyataan tampaknya tipis," kata salah satu pejabat.

Sebelumnya Trump sempat mengatakan pada Minggu, 6 Januari, bahwa pihaknya sedang menegosiasikan sebuah lokasi, dan ia berharap pertemuan itu akan berlangsung pada Januari atau Februari.

Vietnam dikatakan berada dalam jarak terbang dari pesawat pemimpin Korea Utara, Chammae-1, yang mampu terbang sejauh 7.000 km. Ini cocok dengan komentar Trump yang menyebutkan bahwa pertemuan akan diadakan di lokasi "dalam jarak pesawat".

Selain itu, Vietnam diketahui telah menyatakan minatnya untuk menjadi tuan rumah pertemuan tersebut.

BACA JUGA: Singapura Habiskan Rp170 M untuk KTT Trump-Kim

Sementara Singapura merupakan tempat dari pertemuan puncak pertama yang bersejarah antara kedua pimpinan negara tersebut pada Juni lalu.

Korea Utara juga memiliki kedutaan besar di Vietnam dan Singapura sehingga dapat menjalankan tim di sana untuk mempersiapkan pertemuan yang telah diharapkan.

Sebelumnya, CNN melaporkan bahwa tim kepanduan Gedung Putih telah mengunjungi Bangkok, Hanoi dan Hawaii untuk memeriksa apakah lokasi tersebut cocok dijadikan lokasi pertemuan atau tidak.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini