nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mendagri Imbau Masyarakat Aktif Beri Info untuk Bantu Pengusutan Teror Pimpinan KPK

Fahreza Rizky, Jurnalis · Jum'at 11 Januari 2019 09:31 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 01 11 337 2002940 mendagri-imbau-masyarakat-aktif-berikan-info-untuk-bantu-pengusutan-teror-pimpinan-kpk-MQS5TJHw6F.jpg Mendagri Tjahjo Kumolo. (Foto: Heru Haryono/Okezone)

JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menyoroti secara serius peristiwa teror yang ditujukan kepada pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia pun mengimbau semua pihak, termasuk masyarakat, proaktif memberikan info penting terkait kasus tersebut.

"Penyebaran dan tindakan teror kepada aparat penegak hukum adalah kejahatan luar biasa. Kami imbau dukungan masyarakat untuk aktif berpartisipasi memberikan info-info penting terkait hal tersebut," ungkap Tjahjo lewat keterangan tertulisnya, Kamis 10 Januari 2019.

(Baca juga: Mendagri Minta Jajaran Kesbangpol Tingkatkan Kewaspadaan Masyarakat)

Ia menerangkan, partisipasi masyarakat dalam keamaan dan ketertiban umum adalah kunci utama meningkatkan ketahanan masyarakat sekaligus ketahanan negara dari berbagai ancaman serta gangguan apa pun. Bersama-sama dengan aparat kepolisian menciptakan ketertiban umum di tengah-tengah masyarakat.

"Kita percaya aparat kepolisian yang sangat profesional bisa mengungkap secara tuntas siapa pelaku teror tersebut dan apa motifnya, karena ini bagian dari tindakan yang tidak bisa diterorir lagi di tengah-tengah upaya pemerintah saat ini concern pada upaya penegakan hukum," ujarnya.

Tjahjo meminta Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum beserta jajaran Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) di seluruh Indonesia, baik provinsi maupun kabupaten/kota, lebih meningkatkan sistem kewaspadaan masyarakat melalui Forum Kewaspadaan Dini Masyarkat (FKDM) sampai tingkat kelurahan, desa, dusun, RW/RT.

"Hidupkan kembali sistem keamanan lingkungan dengan swadaya masyarakat," imbuh Tjahjo.

(Baca juga: Reaksi Menkum HAM soal Teror di Rumah Pimpinan KPK)

Hal-hal yang menjadi perhatian khusus Mendagri Tjahjo Kumolo tersebut sebagai upaya deteksi dini terhadap segala bentuk gangguan dan ancaman, baik kejahatan pidana, teror, bahaya narkoba, dan identifikasi potensi bencana di lingkungan masing-masing.

"FKDM dibentuk berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 12 Tahun 2006 tentang Kewaspadaan Dini Masyarakat di Daerah, dibentuk mulai dari tingkat provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, sampai desa/kelurahan," jelasnya.

Tjahjo juga menyampaikan pentingnya peningkatan kewaspadaan masyarakat melalui forum yang ada, salah satunya FKDM untuk membantu instrumen negara dalam menyelenggarakan urusan keamanan, ketenteraman, dan ketertiban masyarakat. Kemudian juga melalui upaya "deteksi dini" terhadap potensi dan kecenderungan ancaman serta gejala atau peristiwa bencana.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini