nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polisi Kembali Limpahkan Berkas Kasus Ratna Sarumpaet ke Kejaksaan

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Jum'at 11 Januari 2019 08:43 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 01 11 338 2002927 polisi-kembali-limpahkan-berkas-kasus-ratna-sarumpaet-ke-kejaksaan-NUqrVGBNZ1.png Ratna Sarumpaet. (Foto: Arif Julianto/Okezone)

JAKARTA – Penyidik Direktorat Reserse Kiriminal Polda Metro Jaya kembali melimpahkan berkas kasus dugaan penyebaran berita bohong atau hoaks dengan tersangka Ratna Sarumpaet ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. Pelimpahan dilakukan pada Kamis 10 Januari 2019.

Kasubid Penmas Polda Metro Jaya AKBP I Gede Nyeneng mengatakan, pihaknya sudah pernah melimpahkan berkas acara pemeriksaan (BAP) Ratna Sarumpaet ke Kejati DKI Jakarta, tepatnya pada November 2018, namun dikembalikan lantaran dianggap belum lengkap.

loading...

(Baca juga: Kamis Pekan Ini, Berkas Kasus Hoaks Ratna Sarumpaet Dilimpahkan ke Kejati)

"Berkas ini sempat dikembalikan ke Polda Metro Jaya, sekarang sudah diperbaiki oleh penyidik Polda Metro Jaya, dan akan diserahkan kembali ke Kejati dan diterima oleh jaksa penuntut umum," ungkap Gede, Jumat (11/1/2019).

Setelah menyerahkan berkas, saat ini polisi tinggal menunggu keterangan dari pihak kejaksaan, apakah berkas kasus Ratna sudah dinyatakan lengkap hingga akhirnya bisa disidangkan.

"Kita menunggu P21-nya (berkas dinyatakan lengkap)," imbuh Gede.

Lalu jika pihak kejaksaan memberi kabar bahwa berkas tersebut sudah lengkap, maka selanjutnya Ratna beserta barang bukti segera dilimpahkan ke Kejati DKI Jakarta.

"Apabila nanti penyidik mendapatkan P21 dari kejaksaan, barulah akan dilakukan penyerahan tersangka dan barang bukti ke kejaksaan," tutur Gede.

(Baca juga: Kejati DKI Minta Polda Metro Lengkapi Berkas Kasus Ratna Sarumpaet)

Seperti diberitakan Okezone, Ratna Sarumpaet resmi ditahan oleh polisi setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus hoaks. Penahanan dilakukan pada Jumat 5 Oktober 2018.

Ia ditahan lantaran sempat menggegerkan publik karena mengaku diamuk oleh sejumlah orang di kawasan Bandung, Jawa Barat. Ternyata cerita itu hanya kebohongan belaka.

Luka lebam di wajah Ratna bukan karena dipukuli, melainkan efek operasi sedot lemak di RSK Bina Estetika, Jakarta Pusat.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini