nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tolak PHK, 4 Ribu Pekerja Geruduk Kantor Hero Bintaro

Hambali, Jurnalis · Jum'at 11 Januari 2019 14:15 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 01 11 338 2003082 tolak-phk-4-ribu-pekerja-geruduk-kantor-hero-bintaro-mGqvssZhxf.jpg Pekerja demonstrasi menolak PHK massal di depan kantor Hero Bintaro (Foto: Hambali)

TANGSEL - Empat ribu pekerja berdemonstrasi di depan Kantor PT Hero Supermarket Tbk, Bintaro Sektor 7, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel). Demo dilakukan sebagai bentuk penolakan pemutusan hubungan kerja (PHK).

Massa pendemo merupakan afiliasi dari Serikat Pekerja Hero Supermarket (SPHS) dan Serikat Pekerja lain yang memberi solidaritas. Mereka tak hanya berasal dari Jabodetabek, tetapi dari Lampung, Bandung, Yogyakarta, dan Sulawesi.

(Baca Juga: Ada Demo di Depan Polsek Pamulang, Lalu Lintas Dialihkan

pekerja demo

Presiden Asosiasi Serikat Pekerja (Aspek) Indonesia Mirah Sumirat mengatakan, hingga saat ini ada 75 pekerja yang di PHK massal tanpa pemberitahuan awal. Padahal, telah ada Perjanjian Kerja Bersama (PKB) yang mengatur kesepahaman tentang hubungan industrial pekerja.

"Kami berunjuk rasa karena telah terjadi pelanggaran berupa PHK massal di beberapa toko. Padahal, harusnya sudah diatur dalam PKB. Jadi, ketika toko tutup seharusnya pekerjanya itu ditempatkan di toko-toko lainnya yang masih aktif, bukan dikirimi surat PHK," katanya kepada Okezone di sela-sela aksi pada Jumat (11/1/2019) siang.

Selama ini hubungan antara SPHS dengan manajemen terbina baik. Sehingga, ia berasumsi, praktik PHK yang melanggar kesepakatan PKB itu diduga diembuskan oleh oknum-oknum manajemen PT Hero.

"Selama ini hubungannya sangat baik, bahkan menjadi percontohan bagi serikat pekerja lainnya di tingkat nasional maupun internasional. Baru kali ini terjadi (PHK), kami juga kaget luar biasa. Oleh karenanya, kami menduga ada oknum manajemen yang sengaja memecah belah hubungan yang terbina baik selama ini," ujarnya.

 pekerja demo

Dilanjutkan Mirah, proses mediasi sempat beberapa kali dilakukan antara manajemen dengan serikat pekerja. Namun, ia merasa kecewa karena proses itu tak kunjung membuahkan hasil.

(Baca Juga: Direksi JICT Sayangkan Aksi Demonstrasi Serikat Pekerja

Sementara sejumlah pekerja yang di PHK, tetap tak mendapatkan hak-haknya sebagaimana ketentuan yang ada.

"Unjuk rasa ini bukan tiba-tiba kita lakukan, karena beberapa kalau juga sudah mediasi. Tapi mau sampai kapan? Sementara para pekerja yang di PHK itu butuh biaya untuk kehidupan keluarganya setiap hari, butuh bayar listrik, bayar kontrakan, bayar uang sekolah anaknya, dna keperluan lain," tegasnya.

Salah satu Koordinator pendemo dalam orasinya mengancam akan menduduki Kantor Pusat PT Hero Supermarket bila manajemen tidak memutuskan kesepakatan yang dirundingkan hari ini.

"Kami meminta pihak manajemen memutuskan perundingan hari ini, karena jika tidak kita akan duduki kantor ini," tegas orator di hadapan pendemo.

Para pendemu juga mendesak manajemen mempekerjakan kembali para pekerja yang telah di PHK. Bila harus tetap di PHK, maka perusahaan harus membayarkan penuh pesangonnya sesuai ketentuan.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini