DENPASAR - Beberapa hari belakangan ini suhu udara di wilayah Bali terasa lebih panas dari hari biasanya. Padahal, Januari ini memasuki musim penghujan.
Suhu udara terasa panas sejak siang hingga malam hari. Bahkan, Stasiun Sanglah mencatat suhu panas di Denpasar mencapai 35 derajat Celsius.
Keadaan tersebut ternyata dikarenakan adanya fenomena gerak semu matahari. Pada saat ini, Desember hingga Januari posisi matahari berada di lintang selatan khatulistiwa. Ini merupakan sesuatu hal yang normal terjadi setiap tahunnya, termasuk untuk wilayah Bali yang juga berada di selatan khatulistiwa.
Faktor lain yaitu dikarenakan cuaca cerah pada siang hari yang menyebabkan panas dari matahari secara langsung mengarah ke bumi tanpa adanya awan penghambat (dibandingkan saat mendung). Di samping juga disebabkan pada saat malam hari cenderung berawan.
