nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

PSI Komentari Heboh Bongkar Makam karena Beda Politik

Achmad Fardiansyah , Jurnalis · Senin 14 Januari 2019 08:02 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 01 14 337 2003983 psi-komentari-heboh-bongkar-makam-karena-beda-politik-je23aB5tRe.jpg Dua makam dipindah (Foto: Jufri/Okezone)

JAKARTA - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menilai fenomena pembongkaran makam merupakan prilaku intoleransi yang "overdosis".

"Peristiwa pembongkaran makam karena berbeda pandangan politik sangat ironis. Negeri ini sudah overdosis intoleransi," kata Ketua DPP PSI, Dara Adinda Nasution kepada Okezone, Senin (14/1/2019).

Baca Juga: Aksi Bongkar Makam karena Beda Pilihan Caleg di Gorontalo Menuai Keprihatinan Publik

Makam

Menurut Dara, prilaku yang memaksa orang sudah meninggal masih diseret-seret ke dalam urusan politik dianggap tidak masuk akal dan menggelikan.

"Orang yang sudah meninggal 'dipaksa' mengikuti hak politik orang yang masih hidup. Menggelikan sekaligus menyedihkan," tegasnya.

Oleh karenanya, PSI berkomitmen untuk sosialisasikan melawan intoleransi, sehingga peristiwa yang terjadi di Bone Gorontalo tidak akan terjadi kembali.

"PSI selalu konsisten pasang badan menjaga toleransi di Indonesia, sebab dari awal, sikap anti-intoleransi adalah salah satu DNA perjuangan PSI," tutupnya.

Makam

Baca Juga: PBNU Sebut Pemindahan Kuburan karena Beda Pilihan Koyak Rasa Kemanusiaan

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini