nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Penyekap dan Pemerkosa Gadis di Makassar Ambruk Ditembak

Herman Amiruddin, Jurnalis · Senin 14 Januari 2019 21:32 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 01 14 340 2004408 penyekap-dan-pemerkosa-gadis-di-makassar-ambruk-ditembak-uQNRzlC4pN.jpg Foto: Okezone

MAKASSAR - Satu dari 3 pelaku penyekapan sekaligus pemerkosaan anak di bawah umur yakni RM terpaksa diberi hadiah timah panas dikakinya oleh aparat kepolisian.

Kapolrestabes Makassar, Kombes Wahyu Dwi Ariwibowo mengatakan tindakan tersebut terpaksa diambil lantaran pelalu berusaha kabur dengan melawan kepada aparat kepolisian yang sedang membawanya. Tembakan peringatan ke udara sebanyak tiga kali pun tak terhindarkan guna memberi peringatakan agar pelaku tak kabur.

"Saat anggota kita mau bawa dia, salah satu dari pelaku ini berusaha kabur, kita beri tembakan peringatan tak dihindarkan dengan terpaksa kita arahkan ke arah betis pelaku guna memperlambat gerak dari pelaku ini," kata Wahyu kepada wartawan, Senin (14/1/2019).

 (Baca juga: KPAI Kecam Penyekapan dan Pemerkosaan terhadap Gadis 14 Tahun di Makassar)

Saat itu pun pelaku di bawah menuju ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar guna jalani proses penanganan medis dari proyektik yang menyarang dikaki pelaku.

 pemerk

Sebelumnya, korban M disekap lalu dibawa ke Ruko di Jalan Sultan Alauddin Makassar setelah berkenalan dengan salah satu pelaku yakni inisial RM melalui pertemanan aplikasi akun media sosial Facebook.

Setelah berkenalan di media sosial itu pelaku RM kemudian mengajak korban untuk jalan-jalan ke Pantai Losari Makassar dengan bujuk rayunya.

 (Baca juga: Remaja Disekap dan Disetubuhi 3 Pria Bisa Lolos Setelah Lompat dari Lantai 2 Ruko)

RM kemudian menjemput korban di Bili-bili Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan dan membawa korban ke Ruko yang ada di Makassar itu dan memperkosa bersama dua temannnya.

Dwi pun mengimbau kepada masyarakat Sulawesi Selatan untuk lebih berhati-hati menggunakan media sosial.

"Pelaku dengan korban berkenalan di media sosial. Makanya saya menghimbau kepada seluruh warga masyarakat terutama kota Makassar untuk lebih berhati-hati memakai sosial media. Gunakan sosial media untuk positif," kata Dwi

 ss

RM Sempat buron dan diburu polisi setelah melakukan aksi bejatnya. Kini RM bersama dua rekannya AM (40) dan SL (20) sudah ditangkap.

Akibat ulahnya pelaku dijerat UU Nomor 17 tahun 2016 tentang tap perpu nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak ancaman Pasal 81 juntco 76 D maksimal 15 dan denda 5 Milyar.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini