Bawaslu Putuskan Pose 1 Jari Walkot Bima Arya Bukan Kampanye Jokowi-Ma'ruf

Putra Ramadhani Astyawan, Jurnalis · Selasa 15 Januari 2019 12:25 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 01 15 605 2004661 bawaslu-putuskan-pose-1-jari-walkot-bima-arya-bukan-kampanye-jokowi-ma-ruf-d208coTz3d.JPG Wali Kota Bogor Bima Arya menunjukkan gaya satu jari saat mendampingi KH Ma'ruf Amin (Istimewa)

BOGOR - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) memutuskan kasus pose satu jari Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto di acara cawapres nomor urut 01 KH Ma'ruf Amin di Kota Bogor, bukan kampanye. Tak ditemukan pelanggaran Pemilu di kasus ini.

"Hasil rapat Senin kemarin, Bawaslu Kota Bogor tidak menemukan dugaan pelanggaran Pemilu. Jadi kasus dugaan pelanggaran Pemilu ini tidak dapat tidak dapat dilanjutkan," kata Ketua Bawaslu Kota Bogor, Yustinus Elyas, Selasa (15/1/2019).

Hasil rapat menunjukan bahwa pose satu jari yang ditunjukan Bima Arya saat menghadiri kegiatan Ma'ruf Amin di Pesantren Al-Ghazaly, Kota Bogor, pada Sabtu 5 Januari 2019, hanyalah spontanitas dan bukan bentuk kampanye.

Kedatangan Bima Arya dalam kegiatan tersebut, sebut Bawaslu, merupakan agenda pribadi pada akhir pekan, bukan sebagai Wali Kota Bogor dan tidak menggunakan fasilitas negara.

"Satu jari itu tindakan spontan ketika dan bentuk penghargaan kepada tamu, jadi tidak dimaksudkan untuk mendukung paslon tertentu," jelas Yustinus.

Bima Arya saat datang ke Bawaslu (Putra/Okezone)

Berdasarkan fakta-fakta di lapangan itulah, Bawaslu Kota Bogor memutuskan Bima Arya tidak menyalahi aturan yang tertuang dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

Sebelumnya, Bima Arya Sugiarto hadir dalam kunjungan KH Ma'ruf Amin di Pesantren Al-Ghazaly.

(Baca juga: Bawaslu Panggil Wali Kota Bogor Bima Arya Gara-Gara Pose Satu Jari)

Dia mengenakan koko putih dibalut peci hitam sempat menujukan simbol satu jari kepada wartawan saat memberikan keterangan.

Pose satu jari selama ini identik dengan salam kampanye pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin. Hal itulah yang sempat diprotes kubu rival Jokowi hingga akhirnya Bima Arya dilaporkan ke Bawaslu.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini