SURABAYA - Penyidik Subdit V Siber Crime Ditreskrimsus Polda Jawa Timur (Jatim) menunda pengumuman status Vanessa Angel dalam kasus prostitusi online. Hingga kini status artis FTV tersebut dalam kasus prostitusi online masih menjadi saksi.
"Pengumumannya untuk status Vanessa ditunda besok (Rabu, 16 Januari 2019), apakah statusnya ditingkatkan jadi tersangka atau tetap sebagai saksi," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera, kemarin.
(Baca Juga: Ini yang Bisa Membuat Vanessa Angel Jadi Tersangka Kasus Prostitusi)
Namun, Barung menjelaskan usai pemeriksaan sekira 8 jam, terungkap bahwa Vanessa Angel secara aktif mengupload foto dan gambar pribadinya.
"Kemudian melakukan chating tidak sesuai dengan etika dan susila. Lalu ketiga yang bersangkutan melakukan tidak hanya satu kali atau dua kali, tapi berkali-kali," tegas Barung.
Namun, penyidik yang mempunyai wewenang dalam penetapan status terbaru Vanessa Angel. Tetapi dari diperiksa selama 8 jam lebih tadi malam sudah signal.
"Bapak Kapolda Jatim tinggal mengumumkan nanti. Jadi tunggu saja sampai bapak Kapolda mengumumkan status Vanessa yang terbaru," tegas Barung.
Selama ini Vanessa Angel ditetapkan statusnya sebagai saksi korban dan diperbolehkan pulang usai menjalani pemeriksaan. Namun masih diwajibkan lapor ke polda Jatim.
Sebelumnya, Vanessa Angel ditangkap polisi di sebuah hotel di Surabaya diduga kuat saat melayani pengusaha yang menyewa jasa layanan seksnya, pada 5 Januari 2019.
(Baca Juga: Polisi Tunda Umumkan Status Vanessa Angel dalam Kasus Prostitusi Online)

Polisi juga menciduk Avriellia Shaqqila juga bersama pria hidung belang. Vanessa Angel dan Avriellia Shaqqila diduga terlibat pelacuran online. Polisi mengungkapkan tarif sekali kencan dengan Vanessa Angel Rp80 juta, sedangkan Avriellia Shaqqila Rp25 juta.
Keduanya tak menerima utuh, karena sebagian dipotong oleh germo yang menjajakannya ke pelanggan.
(Fiddy Anggriawan )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.