nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sanksi Etik dan Pidana Menunggu Oknum Polisi yang Merampok Minimarket di Bali

Agregasi Balipost.com, Jurnalis · Kamis 17 Januari 2019 11:27 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 01 17 244 2005647 sanksi-etik-dan-pidana-menunggu-oknum-polisi-yang-merampok-minimarket-di-bali-7rxZwb9Wle.jpg Ilustrasi

DENPASAR - Kasus perampokan melibatkan oknum polisi, Bripda YKD ditangani Satreskrim Polresta Denpasar. Dengan demikian YKD ditahan di sel Provos Mapolresta.

Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hengky Widjaja, menyampaikan, kasus ini sepenuhnya ditangani Polresta Denpasar. “Kasus ini masih didalami penyidik Polresta,” ungkapnya.

Apakah pelaku dipecat? “Kalau soal itu harus menunggu keputusan vonis sidang di pengadilan umum. Setelah itu baru dilanjutkan dengan Sidang Kode Etik,” ucap Hengky.

Bila vonis di peradilan umum 4 bulan ke atas, menurut Kabid Humas, pelaku pasti dipecat. Namun tetap melalui proses Sidang Kode Etik Profesi Polri. “Kita tunggu saja vonisnya berapa?” imbuhnya.

Terkait motif kasus ini, Hengky mengaku belum mendapat laporan. Yang jelas, kata dia, saat melakukan tindak pidana tersebut, pelaku dalam keadaan mabuk.

“Informasinya dia (pelaku-red) bawa arak satu botol ke Pantai Kuta. Selanjutnya dia minum di sana. Usai minum dia jalan-jalan dan akhirnya sampai di TKP,” ungkap Hengky.

 Minimartket yang dirampok di Kuta, Bali (Foto: Balipost)

Kasus perampokan terjadi di wilayah Kuta. Kali ini Mini Mart di Jalan Nakula, Seminyak, Kuta, Selasa 15 Januari, dirampok dan pelakunya oknum polisi berinisial Bripda YKD (23).

Pelaku merupakan personel Polda Bali ini awalnya minum miras. Setelah itu pelaku beralamat di Jalan Kenyeri Gang Arjuna, Denpasar ini, jalan-jalan mengendarai sepeda motor Honda Vario.

(Baca Juga: Minimarket di Kuta Dirampok, Pelakunya Oknum Polisi Mabuk)

Setibanya di TKP, pelaku berhenti dan melihat botol kosong. Botol tersebut dipecahkan lalu dibawa masuk ke Mini Mart dan diacungkan kepada karyawan, Agus.

Setelah itu, pelaku menyuruh korban mengeluarkan uang dari laci Rp 441.000. Uang tersebut langsung diambil pelaku. Selain itu, pelaku sempat memiting leher korban.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini