Berdasarkan pertimbangan itu, ia memperkirakan kondisi keamanan secara umum akan berjalan tertib atau tanpa diwarnai konflik dari para pendukungan paslon capres dan cawapres.
Namun, Neta mengingatkan Polri dan TNI harus mengantisipasi potensi gangguan dari teroris dan kelompok yang menyerang pimpinan maupun penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan.

"Orang iseng ini sudah berhasil tiga kali membuat keresahan dan kegaduhan, yakni menyerang Novel Baswedan, melempar bom molotov ke rumah wakil ketua KPK dan menaruh pipa paralon ke rumah ketua KPK," beber Neta.