Timses Jokowi Anggap Prabowo Setengah Hati Berantas Korupsi

Syaiful Islam, Jurnalis · Jum'at 18 Januari 2019 16:33 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 01 18 605 2006327 timses-jokowi-anggap-prabowo-setengah-hati-berantas-korupsi-dasAxYALG5.jpg Ketua TKD Jokowi-KH Maruf Jatim, Machfud Arifin. Foto: Okezone/Syaiful Islam

SURABAYA – Tim Kampanye Daerah (TKD) Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin menganggap Prabowo Subianto tidak serius untuk membarantas korupsi.

Ketua TKD Jatim Jokowi-Ma’ruf, Irjen Pol (purn) Machfud Arifin mengatakan, Prabowo dalam debat perdana Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 yang membahas HAM, hukum, korupsi, terorisme cenderung mengabaikan permasalahan korupsi.

Seharusnya, kata Machfud seorang pemimpin harus memberikan edukasi politik yang baik kepada warga, khususnya terhadap kaum muda sebagai tunas bangsa dan calon pemimpin pada masa depan, agar tidak korupsi sejak dini.

"Di depan jutaan rakyat Indonesia yang menonton televisi, termasuk generasi muda, Prabowo tak hanya menunjukkan komitmen pemberantasan korupsi setengah hati, tapi memberi edukasi tidak baik ke generasi muda," tutur Machfud, Jumat (18/1/2019).

Foto/Okezone 

Menurut dia, pernyataan Prabowo “mungkin korupsinya enggak seberapa” bisa dimaknai sebagai sikap mengiznkan untuk korupsi. Machfud menekankan, korupsi berapa pun nilainya, tidak boleh dilakukan karena itu merampas hak warga negara untuk hidup sejahtera.

“Saya membayangkan, di depan televisi tadi malam, ada pelajar SMA tanya ke ibunya, 'Ibu, berarti korupsi kalau enggak besar tidak apa-apa ya? Apa boleh saya mengambil uang kegiatan OSIS?’ Pernyataan itu sangat destruktif, berdampak buruk khususnya ke generasi muda,” ucapnya.

Baca: Jokowi: Pak Ma'ruf Jawab Terorisme dari A Sampai Z

Baca: Tak Bahas Kasus Novel saat Debat Capres, Ini Penjelasan BPN Prabowo-Sandi

Ia menambahkan, sikap itu sangat berbahaya karena eksekutif bisa mengintervensi lembaga hukum. Artinya lembaga hukum hanya berpotensi menjadi alat kekuasaan untuk melanggengkan rezimnya sekaligus memberantas musuh-musuh politik.

Foto/Okezone 

Pernyataan Prabowo tersebut muncul dalam debat ketika permasalahan tentang keberadaan sejumlah caleg Partai Gerindra yang merupakan mantan narapidana kasus korupsi.

"Gusti Allah mboten sare (tidak tidur-red). (Jokowi) difitnah terus, dihujani hoaks tiap hari, tapi tadi malam Allah menunjukkan kualitas dan ketulusan kepemimpinan. Rakyat bisa menilai, rakyat akan semakin kukuh berjalan bersama Pak Jokowi," tandasnya.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini