Digigit hingga Diinjak, Gadis Cantik Babak Belur Dianiaya Pacarnya

Taufik Budi, iNews.id · Selasa 22 Januari 2019 23:30 WIB
https: img.okezone.com content 2019 01 22 512 2008040 digigit-hingga-diinjak-gadis-cantik-babak-belur-dianiaya-pacarnya-z7wND0i2PL.jpg Dwi Lestari melaporkan penganiayaan yang dialaminya ke kepolisian (Foto: Taufik Budi)

SEMARANG – Seorang gadis cantik di Semarang, Jawa Tengah babak belur dianiaya pria yang menjadi kekasihnya sendiri. Sekujur tubuhnya lebam-lebam karena dipukul dengan tangan kosong dan helm. Bahkan, perempuan berambut sepinggang itu juga sempat diinjak-injak.

Korban diketahui bernama Dwi Lestari (20) warga Desa Sriwulan, Sayung, Demak. Karyawan swasta ini tinggal di tempat kos beralamat Kelurahan Sembungharjo Kecamatan Genuk, Semarang. Sementara pelaku adalah Qosim (33), warga Kelurahan Jagalan, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang.

(Baca Juga: Diduga Terlibat Pengeroyokan, Ajudan Yusril Dipolisikan)

Kapolsek Genuk, Kompol Zaenul Arifin, mengatakan, penganiayaan itu terjadi pada Sabtu 19 Januari sekira pukul 21.30 WIB, saat pelaku mendatangi tempat kos korban. Penganiayaan itu ternyata bukan kali pertama dilakukan tersangka terhadap korban.

“Korban mengalami penganiayaan ketiga kalinya yang dilakukan oleh tersangka, dengan cara memukul memakai helm mengenai dahi dan mata sebelah kiri. Dengan menggunakan ponsel sebanyak dua kali kena paha kiri belakang yang membekas HP,” kata Zaenul, Selasa (22/1/2019).

Gadis cantik Dianiaya pacar

Mantan Kasatreskrim Polres Demak itu menambahkan, perlakuan kasar tersangka tak berhenti di situ. Pelaku melanjutkan penganiayaan itu baik dengan cara memukul, membenturkan kepala korban ke tembok, hingga menginjak dada korban.

“Dengan tangan kosong kena dada sebelah kiri, perut di atas pusar, pundak kanan, lengan kanan, lengan kiri, digigit bagian pinggang sebela kanan dan paha kanan, kepala bagian belakang dibenturkan ke tembok hingga luka robek, diinjak didada, dan dicekik,” terangnya.

(Baca Juga: Tolak Beri "Uang Jatah", Sopir Truk Babak Belur Dianiaya Oknum Polisi)

Polisi yang menerima laporan tersebut segera melakukan pengejaran pelaku. Tak berselang lama, pelaku berhasil dibekuk dan menjalani pemeriksaan marathon di Mapolsek Genuk. Pelaku dijerat Pasal 351 KUHP.

“Untuk barang bukti yang disita di antaranya helm sebagai alat pemukul dan baju yang terdapat bercak darah,” katanya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini