Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Hoaks Merajela saat Pilpres, Ini Cara agar Tidak Mudah Membagikan Info Bohong

Fahreza Rizky , Jurnalis-Selasa, 22 Januari 2019 |20:29 WIB
Hoaks Merajela saat Pilpres, Ini Cara agar Tidak Mudah Membagikan Info Bohong
Ilustrasi Foto/Okezone
A
A
A

Selain itu, sambung Muannas, energi tersebut juga bisa menjadi energi yang menyesatkan, seperti halnya banyak sekali fakta di lapangan penyebaran informasi hoaks, ujaran kebencian atau hate speech, dan upaya penghasutan yang berujung pada pendiskreditan salah satu pasangan calon.

"Dalam menuju pada hari pemilihan, banyak sekali korban-korban yang berasal dari masyarakat karena ketidaktahuannya ikut menyebarkan informasi hoaks yang berujung pada penindadakan hukum," ucap dia.

Foto/Okezone 

"Banyak sekali pola hoaks yang berdar ditengah masyarakat, mulai dari konten kata hinaan, fitnah, gambar-gambar yang diedit dan isu-isu keagamaan yang kesemuanya dapat membunuh karakter putera-putera terbaik bangsa yang sedang berkontestasi dalam pemilu capres cawapres," sambung Muannas.

Karena itu, pihaknya mengimbau masyarakat dapat bersosial media dengan sehat dan membantu pemerintah menyuarakan penanggulangan penyebaran hoaks yang kian marak menjelang penyelenggaraan pesta demokrasi tahun 2019.

(Rachmat Fahzry)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement