Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

China Dilaporkan Tahan Seorang Warga Australia

Agregasi VOA , Jurnalis-Kamis, 24 Januari 2019 |10:15 WIB
China Dilaporkan Tahan Seorang Warga Australia
Yang Henjun. (Foto: Twitter)
A
A
A

SEBUAH surat kabar Australia mengatakan, seorang penulis Australia keturunan China ditahan sewaktu melakukan kunjungan ke negeri asalnya.

The Sydney Morning Herald mengatakan, penulis bernama Yang Hengjun itu diketahui merupakan mantan diplomat China yang kini dikenal sebagai aktivis demokrasi. Pemerintah China sendiri menganggap penulis itu sebagai pembangkang.

BACA JUGA: China Tahan Mantan Diplomat Kanada

Menurut surat kabar tersebut, Yang ditahan petugas keamanan di bandara Guangzhou, China selatan, Jumat lalu, sewaktu tiba bersama istri dan anaknya setelah penerbangan dari New York. Keluarga itu tadinya akan mengambil penerbangan lanjutan ke Shanghai. Tidak jelas apakah istri Yang dan anaknya diperkenankan melanjutkan perjalanan mereka.

Teman-teman Yang melaporkan hilangnya Yang ke Departemen Urusan Luar Negeri dan Perdagangan Australia. Departemen itu mengatakan “sedang mencari informasi mengenai seorang warga negara Australia yang hilang di China”, namun tidak memberi rincian lebih jauh karena alasan privasi.

BACA JUGA: Krisis Diplomatik Berlanjut, China Tahan Warga Kanada Ketiga

Penahanan Yang di China terjadi sewaktu China menahan dua warga negara Kanada dalam usaha yang dinilai banyak pihak sebagai pembalasan terhadap penahanan seorang eksekutif China berpengaruh di Kanada.

Meng Wanzhou, CFO raksasa telekom China Huawei, ditangkap di Vancouver 1 Desember lalu atas permintaan AS, yang saat ini sedang mengusahakan ektradisinya atas tuduhan melanggar sanksi perdagangan AS terhadap Iran.

(Rahman Asmardika)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement