nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Krisis Diplomatik Berlanjut, China Tahan Warga Kanada Ketiga

Rahman Asmardika, Jurnalis · Kamis 20 Desember 2018 10:24 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 12 20 18 1993759 krisis-diplomatik-berlanjut-china-tahan-warga-kanada-ketiga-BbRgMUBUOD.jpg Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau. (Foto: Reuters)

OTTAWA – Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau mengatakan bahwa dia merasa “sangat prihatin” setelah China menahan seorang lagi warga negara Kanada. Penahanan ketiga yang dilakukan Beijing terhadap warga negara Kanada terjadi di saat ketegangan antara kedua negara memuncak menyusul penahanan eksekutif perusahaan telekomunikasi China, Huawei oleh pihak berwenang Kanada awal bulan ini.

Pejabat Kanada mengatakan bahwa mereka tidak meyakini bahwa kasus terbaru ini berhubungan dengan dua warga Kanada lainnya yang ditahan di China baru-baru ini. Pemerintah Kanada mengatakan bahwa mereka masih mencari informasi lebih detail mengenai penahanan tersebut.

BACA JUGA: Pimpinan Huawei Ditahan di Kanada, China Protes

Sebelumnya, mantan diplomat Michael Kovrig dan pengusaha Michael Spavor telah ditahan oleh otoritas China. Penahanan kedua warga Kanada itu dilakukan hanya berselang beberapa hari setelah eksekutif sekaligus putri dari pendiri Huawei, Meng Wanzhou, ditahan oleh otoritas Kanada, atas permintaan Amerika Serikat (AS), di Vancouver pada 1 Desember.

“Kami curiga kasusnya sangat berbeda dengan dua kasus pertama,” kata Trudeau sebagaimana dilansir BBC, Kamis (20/12/2018), merujuk pada kasus penahanan Kovrig dan Spavor.

"Kami masih dalam situasi mengumpulkan informasi lebih lanjut tentang ini," lanjutnya, menyiratkan bahwa penahanan warga negara Kanada ketiga itu dilakukan karena masalah yang lebih “umum”.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Kovrig dan Spavor ditahan karena dicurigai membahayakan keamanan nasional China. Beijing membantah dugaan bahwa penahanan kedua orang tersebut berhubungan dengan penahanan Meng Wanzhou, meski banyak pengamat meyakini tindakan itu adalah pembalasan dari China.

BACA JUGA: Pasca Penahanan Eksekutif Huawei, China Tahan Dua Warga Kanada

Pejabat Kanada tidak memberikan informasi lebih lanjut mengenai orang ketiga yang ditahan dan mengutip undang-undang privasi sebagai alasannya. Pejabat konsuler telah bekerja memberikan bantuan kepada keluarga orang tersebut.

Meng Wanzhou telah dibebaskan dengan jaminan tetapi mungkin menghadapi ekstradisi ke AS atas tuduhan melanggar sanksi AS terhadap Iran melalui kesepakatan bisnis Huawei. Meng dan Huawei menyangkal tuduhan itu.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini