nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Perkuat Ukhuwah, Panglima TNI Silaturrahmi dengan Keluarga Besar Pesantren Buntet Cirebon

Fiddy Anggriawan , Jurnalis · Jum'at 25 Januari 2019 22:20 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 01 25 525 2009584 perkuat-ukhuwah-panglima-tni-silaturrahmi-dengan-keluarga-besar-pesantren-buntet-cirebon-JVvFUMjU5f.jpg Foto Istimewa

CIREBON - Secara formal pondok pesantren merupakan tempat para generasi muda untuk menempuh pendidikan dan menimba ilmu agama Islam.

Namun secara kultural pondok pesantren adalah tempat berkumpulnya gagasan-gagasan kebangsaan, tempat lahirnya komunitas yang mempersatukan budaya-budaya bangsa seiring sejalan dengan tuntunan ajaran agama, untuk saling menghormati dan menghargai keberagaman.

Peran para Kyai dan santri sangat sentral dalam menjaga heterogenitas masyarakat Indonesia tetap dalam satu keranjang persatuan dan kesatuan bangsa. Tentunya ini sebiduk seperahu dengan TNI dalam berjuang menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI dari berbagai macam ancaman.

"Saya merasa sangat senang dan bangga dapat bersilaturahmi dengan para Ulama, para santri, dan tokoh masyarakat di Pondok Pesantren ini. Silaturahmi yang erat sangat penting dalam membangun kedekatan dan kemanunggalan antara TNI dan seluruh komponen bangsa," Terang Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., saat menyampaikan sambutan dalam acara Silaturrahmi bersama keluarga Besar Pesantren Buntet Cirebon. Jumat (25/1/2019).

sad

Kedatangan Panglima TNI disambut langsung oleh KH. Adib Rofiuddin selaku pimpinan pesantren Buntet , Para Ulama, para Pengasuh Pondok Pesantren serta keluarga besar pesantren Buntet.

Dalam silaturahmi kali ini, terlihat interaksi yang sangat hangat antara Panglima TNI dengan seluruh peserta yang hadir, tak lupa Panglima TNI mengajak seluruh hadirin untuk mengingat kembali betapa Allah SWT telah memberi karunia yang sangat besar kepada bangsa Indonesia.

"Bila kita lihat, dari Sabang sampai Merauke, betapa negeri ini sangat kaya dengan sumber daya alam yang melimpah. Dari dasar laut sampai puncak gunung, di kedalaman laut dan kedalaman bumi, hutan dan sungai, tanah air kita sangat menakjubkan. Allah SWT telah memilih kita sebagai pengelola kekayaan itu. Amanah itu harus kita junjung tinggi," Tegas Panglima TNI.

Oleh karena itu, untuk dapat mengelola hal tersebut dengan baik, bangsa ini harus menjadi bangsa yang kuat, bangsa yang berdaya saing tinggi dan Untuk menjadi kuat seluruh elemen masyarakat Indonesia harus bersatu. Bersatu dalam keberagaman, karena ke-bhinneka tunggal ika-an adalah juga anugerah dari Sang Maha Pencipta.

"Perbedaan yang ada hendaknya tidak menjadi halangan untuk memperkuat persaudaraan. Perbedaan justru harus saling melengkapi dan saling memperkuat," ungkapnya.

ddfa

Diakhir sambutannya Panglima TNI mengajak "Mari kita bersama-sama membangun NKRI ini sambil merawat warisan sangat berharga yang ditinggalkan oleh para pahlawan dan pendahulu bangsa yaitu persatuan dan kesatuan. Keutuhan bangsa kita jangan sampai dikoyak-koyak oleh fitnah, hoaks, ujaran kebencian atau emosi sesaat. Kita bertanggung jawab untuk mewariskan negeri yang makmur kepada anak cucu kita, bukan negeri yang terkoyak oleh perseteruan sesama anak bangsa," Tegas Panglima TNI.

Turut serta dalam kunjungan tersebut, diantaranya Kapolri Jenderal Pol Prof. HM. Tito Karnavian, Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, Pangdam lll/Siliwangi, Kapolda Jabar, Kapuspen TNI Brigjen dan Kapusbintal TNI.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini