nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Moeldoko Sebut soal Grasi Pembunuh Wartawan Bali Dikaji Menkumham

Bramantyo, Jurnalis · Sabtu 26 Januari 2019 20:06 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 01 26 512 2009808 moeldoko-sebut-soal-grasi-pembunuh-wartawan-bali-dikaji-menkumham-3iIid1el9v.jpeg Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko (foto: Okezone)

SOLO - Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko mengatakan terkait polemik remisi otak pelaku pembunuhan wartawan di Bali, I Nyoman Susrama semua sudah disampaikan dan didengar oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly.

Menurut Moeldoko, semua terkait protes dari wartawan media di seluruh Indonesia yang belakangan gencar disampaikan sudah didengar oleh Menkumham.

(Baca Juga: Menkumham Sebut Pembunuh Wartawan Bali Tidak Diberikan Grasi, tapi Remisi Perubahan) 

"Berbagai pertanyaan dari teman-teman wartawan sudah didengarkan oleh Menkumham. Nanti beliau yang akan menjelaskan," kata Moeldoko, Sabtu (26/1/2019).

 

Namun, Moeldoko juga menjelaskan, dirinya tidak menyebut masalah pemberian remisi terhadap mantan caleg salah satu partai Nyoman Susrama yang dipidana seumur hidup karena mendalangi pembunuhan wartawan Radar Bali, Anak Agung Ngurah Prabangsa 10 tahun silam akan dikaji ulang.

"Ya, saya tidak mengatakan dikaji ulang tapi semuanya sudah didengar Menkumham," ucap dia.

Diketahui sebelumnya pemberian remisi kepada I Nyoman Susrama, memicu kontroversi dan penolakan kalangan insan pers khususnya.

Susrama, yang telah divonis sebagai otak pembunuhan wartawan Radar Bali, ditahun 2009 mendapatkan perubahan hukum dari seumur hidup menjadi 20 tahun penjara.

(Baca Juga: Menkumham: Remisi Pembunuh Wartawan Bali Jangan Dilihat Secara Politis)

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini