nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hasto Tak Ingin Remisi Pembunuh Wartawan di Bali Dikaitkan dengan PDIP

Fahreza Rizky, Jurnalis · Minggu 27 Januari 2019 02:32 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 01 26 519 2009850 hasto-tak-ingin-remisi-pembunuh-wartawan-di-bali-dikaitkan-dengan-pdip-9oE9XULVey.jpg Sekjen PDIP, Hasto (foto: Fadel/Okezone)

PROBOLINGGO - Presiden Joko Widodo memberikan remisi untuk dalang pembunuhan wartawan di Bali, I Nyoman Susrama. Kebijakan ini menuai kecaman dari insan pers. Susrama merupakan mantan calon anggota legislatif (caleg) dari PDI Perjuangan (PDIP).

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menegaskan, Susrama telah dipecat dari keanggotaan partai ketika yang bersangkutan terbukti melakukan tindak pidana tersebut. Karena itu, Hasto meminta kasus ini tidak dikait-kaitkan dengan PDIP.

"Tetapi kalau itu dikaitkan dengan PDIP sama sekali tidak benar, karena yang bersangkutan pun sudah dipecat. Kita tidak mentolerir setiap tindakan-tindakan pelanggaran hukum," ujar Hasto di sela-sela Safari Politik VI menyusuri wilayah Tapal Kuda, Jawa Timur, Sabtu (26/1/2019).

 sd

Hasto menegaskan, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri telah memerintahkan anggotanya untuk senantiasa patuh terhadap hukum. Karena itu bila ada oknum anggotanya terlibat tindak pidana, maka pemecatan menjadi konsekwensi logis yang harus dilakukan.

"Instruksi harian ketua umum juga selalu mengingatkan untuk taat kepada budaya hukum," imbuh Sekretaris TKN Jokowi-Ma'ruf Amin itu.

Hasto menambahkan, dirinya sudah berkomunikasi dengan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly terkait pemberian remisi terhadap Susrama yang diketahui sebagai otak di balik pembunuhan wartawan Radar Bali (Jawa Pos Group), AA Gde Bagus Narendra Prabangsa.

"Saya berkomunikasi sama Menkumham ada peraturan yang dibuat keputusan presiden pada tahun 99. Tetapi tentu saja presiden akan mendengarkan seluruh aspirasi rakyat. Jadi tidak ada sebuah keputusan yang dibuat tidak di dasarkan pada peraturan," jelas dia.

"Untuk itu kita akan cermari, kami akan dengarkan seluruh aspirasi masyarakat," imbuh Hasto.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini