Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Soal Rotasi Jabatan, Lemkapi Nilai Tidak Ada Faksi di Internal Polri

Puteranegara Batubara , Jurnalis-Minggu, 27 Januari 2019 |08:01 WIB
 Soal Rotasi Jabatan, Lemkapi Nilai Tidak Ada Faksi di Internal Polri
Foto Ilustrasi Okezone
A
A
A

JAKARTA - Lembaga Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) menilai alasan Kapolri Jenderal Tito Karnavian melakukan rotasi jabatan strategis di internal Korps Bhayangkara bukan berdasarkan adanya faksi-faksi di lingkungan Polri.

Direktur Eksekutif Lemkapi Edi Hasibuan menekankan, munculnya isu perputaran jabatan strategis di Polri berdasarkan adanya faksi adalah tidak benar. Hal itu hanyalah informasi yang dihembuskan untuk mencoba memecah belah antar-internal Polri.

"Hasil penelitian dan pemantauan kami, tidak ada faksi dan fiksi dalam tubuh Polri. Polri sangat solid," kata Edi kepada Okezone, Jakarta, Minggu (27/1/2019).

 (Baca juga: Komjen Arief Sulistyanto: Walaupun 5 Bulan Setidaknya Saya Tahu Apa yang Terjadi)

ss

Saat ini, kata Edi situasi di tubuh kepolisian sangat kondusif dan sangat solid dibawah kendali Kapolri Jenderal Tito. Menurut mantan anggota Kompolnas ini, pihaknya meminta kepada pihak lainnya tidak menyebar isu isu yang meresahkan masyarakat.

"Bisa menggangu soliditas dalam tubuh Polri. Apalagi saat ini adalah tahun politik bisa dijadikan pihak lain untuk komoditas politik," ujar Edi.

 (Baca juga: Kapolri Tegaskan Rotasi Jabatan Tidak Ada Kepentingan Tertentu)

Disis lain, Menurut staf pengajar ilmu hukum Universutas Suryadarma Jakarta ini, dalam tiga tahun ini tingkat kepercayaan masyarakat terhadap polri terus semakin baik. Hal itu berdasarkan, hasil penelitian Lemkapi pada akhir tahun 2018.

"Tingkat kepercayaan masyrakat terhadap polri berada pada angka 82.3 porsen. Salah satu alasan masyarakat percaya kepada polisi karena masyrakat melihat soliditas dlm tubuh polri dan TNI sangat kondusif," tutur Edi.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian sebelumnya kembali melakukan rotasi jabatan terhadap sejumlah perwira tinggi (pati) dan perwira menengah (pamen) Polri melalui Surat Telegram Kapolri Nomor ST/188/I/KEP/2019 tertanggal 22 Januari 2019.

Rotasi tersebut salah satunya terjadi pada jabatan Kepala Badan Reserse Kriminal Polri (Kabareskrim). Posisi yang tadinya diisi oleh Komjen Arief Sulistyanto akan digantikan oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis.

Sementara itu dalam surat keputusan itu, Komjen Arief akan mengisi posisi baru yakni, Kalemdiklat Polri. Sedangkan, posisi Kapolda Metro Jaya digantikan oleh Irjen Gatot Eddy Pramono yang sebelumnya merupakan Asrena Kapolri.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement