nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ridwan Kamil dan TGB Minta Warga Hindari Berita Hoaks

CDB Yudistira, Jurnalis · Minggu 27 Januari 2019 21:15 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 01 27 525 2010114 ridwan-kamil-dan-tgb-minta-warga-hindari-berita-hoaks-6HQt1iuxhu.jpg Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (Foto: Ist)

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengingatkan kepada masyarakat untuk senantiasa mencari persamaan dalam perbedaan. Menurutnya, apabila ada perbedaan tidak diperdebatkan agar tidak terjadi perpecahan satu sama lain.

Hal itu disampaikan Ridwan Kamil saat memberi sambutan di acara 'Jawa Barat Bermunajat untuk Keselamatan Negeri' di Masjid Raya Jawa Barat, Bandung.

"Saya mengimbau kepada jamaah agar selalu mencari persamaan diantara perbedaan. Untuk itu, jika ada perbedaan satu sama lain maka seharusnya tidak perlu diperdebatkan agar tidak pecah," kata Ridwan Kamil, Minggu (27/1/2019).

(Baca Juga: Heboh Video TKA China di Morowali, Moeldoko: Jangan Termakan Hoax!)

Mantan Wali Kota Bandung itu menuturkan, bahwa masyarakat Jawa Barat harus juara dalam berbagai aspek yakni dalam lahir dan batin. Ia mengatakan bahwa memiliki program agar ulama-ulama dapat memiliki keahliam berbahasa Inggris.

"Agar ulama Indonesia dapat menyebarkan Islam damai di luar negeri. Selain itu juga terdapat program kredit mesra bagi jamaah masjid se-Jawa Barat," tuturnya.

Hoax

Ia juga berharap kepada masyarakat khususnya jamaah Jawa Barat, agar Bermunajat untuk Keselamatan Negeri' agar tidak mudah percaya kepada berita bohong atau hoaks yang berseliweran di media sosial.

"Kita harus melakukan cek dan ricek terhadap berita-berita tersebut. Dengan begitu kerukunan antar- sesama tetap terjaga," ujarnya.

Di tempat yang sama, Muhammad Zainul Majdi atau yang akrab disapa Tuan Guru Bajang (TGB) mengatakan munajat merupakan doa seperti yang diungkapkan oleh Ridwan Kamil.

Ia menegaskan bahwa musuh dari munajat adalah perbuatan yang bertentangan dengan agama. "Untuk itu jika sedang berdoa wajib untuk tetap menjaga perilakunya salah satunya menghindari menyebarkan berita hoaks. Berita hoaks tersebut dapat berdampak luas karena menurunkan kehormatan seseorang," ujar Zainul Majdi.

Zainul Majdi mengatakan, Rasulullah SAW mengingatkan bahwa menyebarkan berita hoaks dapat menyebabkan pertanggung jawaban yang berat kepada Allah SWT.

(Baca Juga: Biro Pers Istana: Jurnal Wicaksana Bukan Media Kepresidenan!

Berita hoaks tersebut dapat menyebabkan ketidakpercayaan masyarakat kepada pemerintah. Oleh karenanya, ia mengimbau agar para jamaah dapat lebih bijak dalam memilah berita.

"Teknologi saat ini menjadi mudah bagi masyarakat dalam mengakses apapun, sehingga kita perlu menjadikan teknologi tersebut sebuah kemajuan yang bermanfaat bagi sesama," tuturnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini