Menurut analisis morfologi kubah lava Gunung Merapi per 22 Januari 2019 yang dirilis BPPTKG, volume kubah lava gunung itu telah mencapai 461.000 meter kubik dengan laju pertumbuhan 1.300 meter kubik per hari atau lebih kecil dari pekan sebelumnya.
Baca: 21 Gunungapi Berstatus di Atas Normal: Gunung Sinabung Awas, 2 Gunung di Sulut Siaga
Baca: Badan Geologi ESDM: 4,5 Juta Orang Terancam Letusan Gunung Api
Saat ini kubah lava masih stabil dengan laju pertumbuhan yang masih rendah, rata-rata kurang dari 20.000 meter kubik per hari.
BPPTKG juga melaporkan pada periode 18-24 Januari 2019 gunung api teraktif di Indonesia itu mengalami tiga kali gempa hembusan, satu kali gempa vulkanik dangkal, 223 kali gempa guguran, dua kali gempa frekuensi rendah, dan tujuh kali gempa tektonik.
Selamat mengawali minggu terakhir di bulan Januari, #WargaMerapi!
— BPPTKG (@BPPTKG) 28 Januari 2019
Berikut kami sampaikan laporan aktivitas Gunung #Merapi periode 27 Januari 2019.#statuswaspada pic.twitter.com/TKX2VBQSJY