BOGOR - Calon anggota legislatif DPR RI dari Partai Perindo, M. Sopiyan mengadakan fogging di Kampung Moyan, Desa Bantar Jaya, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Sopiyan mengatakan, fogging atau pengasapan ini merupakan permintaan langsung dari warga sekitar untuk mencegah penyebaran jentik nyamuk demam berdarah di daerah Rancabungur.
"Kurang lebih kita fogging 400 kepala keluarga (KK) di Rancabungur. Akhir-akhir ini ada tiga kabupaten di Jawa Barat yang terkena wabah penyakit DBD, kita Partai Perindo ingin mencegah itu di Bogor," kata Sopiyan, kepada Okezone, Minggu (27/1/2019).
Sopiyan melihat, kondisi lingkungan di kampung tersebut memang rawan akan perkembangbiakan nyamuk aedes aegypti. Hal itu dibuktikan sudah ada lima warga yang terjangkit demam berdarah.

"Di sini sudah ada lima orang kena demam berdarah dan sekarang dirawat di rumah sakit. Ya memang Rancabungur ini pemukimannya ada yang padat ada yang jarang, tetapi banyak kebun yang bisa menjadi sarang nyamuk demam berdarah," ujarnya.
(Baca juga: Senam Sehat dan Fogging Perindo di Jakbar Menarik Antusiasme Warga)
Hal tersebut ditambah dengan pengelolaan sampah warga di lokasi yang kurang baik. Masih terlihat warga yang membuang sampah sembarangan dan hanya menumpuknya di sekitar rumah mereka.
"Tadi kita lihat juga sampah-sampah di sana cuma ditumpuk dekat rumah, atau dibakar. Itu juga salah satu penyebab demam berdarah. Seharusnya ada pengelolaan sampah seperti di kota-kota, ada yang mengangkut dari dinas setempat," kata dia.
Untuk itu, diperlukan kesadaran masyarakat dan peran pemerintah daerah agar dapat mengatasi persoalan penyakit musiman ini.
"Mungkin respons pemerintah lama untuk fogging karena banyak permintaan. Tapi pemerintah memang ada peran penting untuk pencegahan, ditambah kesadaran masyarakat juga. Karena itu kami Partai Perindo ingin hadir membantu masyarakat," ujarnya.
(Qur'anul Hidayat)