"Pengalamannya jauh lebih besar lebih banyak penguasaannya terhadap pemerintahan dan program-program yang sifatnya kenegaraan jauh lebih kuat jadi menurut saya sepanjang orang bicara konten dan sebagainya pasti lebih unggul," paparnya.
Baca juga: Strategi Prabowo Hadapi Jokowi di Debat Kedua Pilpres 2019
Sayangnya, tambah Karding, yang menjadi persoalan baik atau tidaknya penampilan para calon dalam debat nantinya kerap tidak ditentukan oleh kemampuan para calon melainkan bagaimana gimmick yang ada di media sosial kerap dianggap memenangi perdebatan.
Padahal tambahnya, apa yang disampaikan belum tentu sesuai atau relevan dengan topik yang tengah menjadi pembahasan.
"Problemnya kan orang main gimmick aja di medsos, jadi debat tidak nyambung tidak punya data narasi lemah, (ngomong) putar-putar juga tetap dianggap baik, jadi kan repot karena ini menyangkut persepsi aja," tukasnya.
(Fakhri Rezy)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.