Juru bicara FPI, Slamet Maarif pun mengatakan hal yang sama, bahwa maklumat tersebut merupakan kabar bohong alias hoaks.
Dalam debunk yang dilakukan Levy Abubakar Madila Nasution di laman grup FB Forum Anti Fitnah, Hasut, dan Hoax (FAFHH), Rabu (30/1/2019), menyebutkan bahwa informasi yang beredar mengenai poster maklumat itu masuk dalam kategori manipulated content atau disinformasi.
Dalam debunk itu, Levy juga menyertakan referensi pemberitaan-pemberitaan di media online mainstream yang menyimpulkan dan mengutip pernyataan petinggi FPI bahwa poster maklumat itu adalah hoaks.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.