Namun, pihaknya tidak mempunyai kewenangan untuk menyarankan itu. "Bawaslu tidak mempunyai kewenangan untuk menyarankan itu, mau diapakan atau dibakar, kami tidak ada kewenangan," tuturnya.
Dengan ditemukannya ribuan amplop tabloid siap edar tersebut, pihaknya meminta kepada pihak Pos untuk tidak mengirimnya ke masyarakat agar tak menimbulkan kegaduhan.
Dia berharap ribuan amplop Tabloid Indonesia Barokah yang ada di Kantor Pos Jambi dan Muarabungo tidak diedarkan ke masyarakat.
(Baca Juga : Survei LSI: Jokowi-Ma'ruf Ungguli Prabowo-Sandi di Debat Perdana Pilpres)
"Itu upaya pencegahan kami agar ribuan amplop berisikan Tabloid Indonesia Barokah tersebut tidak disebarkan sehingga tidak menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat," harapnya.