"Pernyataan-pernyataan yang saking semangatnya mengajak kepada kelompoknya, kepada golongannya, kepada paslonnya dengan pernyataan-pernyataan yang irasional dan pernyataan-pernyataan yang menyebabkan terjadinya masalah di kemudian dengan tanggapan-tanggapan yang beragam," katanya.
(Baca Juga: MUI Akan Gelar Dialog Bareng Paslon Capres-Cawapres)
Kelima, Wantim MUI menempatkan MUI sebagai rumah besar bersama, rumah besar umat dari manapun dari berbagai macam kelompok manapun dan menjadi teman dari penguasa, tetapi dalam bagian untuk memberikan amar maruf nahi mungkar terhadap kondisi yang ada.
Keenam, Wantim MUI mempersilakan umat Islam untuk memiliki literasi dalam bidang politik, untuk dapat menentukan pilihan yang terbaik berdasarkan literasi politiknya.
"Dan kita berharap bahwa yang menjadi pegangan dari memilih pilpres ini adalah sebuah hadis nabi yang menyatakan barang siapa yang tidak punya kepedulian kepada persoalan persoalan umat Islam, maka mereka bukan dari kaum muslimin. Jadi, kita berharap umat memilih dengan cerdas bahwa kepentingan umat di atas segala-segalanya," kata Didin.