Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pidato di Masjid, Buni Yani Menangis Ceritakan Kasusnya

Sarah Hutagaol , Jurnalis-Jum'at, 01 Februari 2019 |17:29 WIB
Pidato di Masjid, Buni Yani Menangis Ceritakan Kasusnya
Buni Yani (Foto: Sarah Hutagaol/Okezone)
A
A
A

JAKARTA – Terpidana kasus Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), Buni Yani, menangis ketika menceritakan masalah hukum yang menimpa dirinya di sela-sela memberikan sambutan di Masjid Al Barkah, Tebet, Jakarta Selatan. Meski begitu, ia mengaku menangis bukan karena takut dipenjara.

Buni Yani merasa terharu di tengah kasus yang menjeratnya, ia masih mendapat dukungan dan diterima tokoh masyarakat, salah satunya adalah pendiri Pondok Pesantren (Ponpes) Al Barkah, KH Abdul Rosyid Syafi'i. Di tengah rasa harunya itu, ia meneteskan air mata. Namun, ia menyangkal jika ia menangis karena takut akan dijebloskan ke tahanan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok.

"Sampai sekarang saya masih belum bisa menghentikan rasa haru saya kepada beliau, guru kita yang sudah menerima saya di sini. Ini saya nangis bukan karena saya takut dipenjara," ujar Buni Yani di Masjid Al Barkah, kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (1/2/2019).

Buni Yani (Dok Okezone)

"Tapi karena saya sangat berbahagia karena diterima beliau. Kami di sini untuk meminta arahan. Saya daritadi menangis karena sangat berbahagia karena bisa diterima oleh Kiai Rosyid, guru kita semua," tuturnya.

Tak hanya berterima kasih kepada salah satu tokoh ulama, Buni Yani juga bersyukur dengan kehadiran kuasa hukumnya, Aldwin Rahadian yang selalu setia mengawal kasus dirinya selama dua tahun.

(Baca Juga : Hubungi Kajari, Buni Yani Akan Menyerahkan Diri ke Kejari Depok Hari Ini)

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement