PEKANBARU – Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Provinsi Riau pada periode Januari 2019 meningkat dibandingkan tahun lalu, yakni mencapai 256 kasus. Bahkan tahun ini, tercatat dua warga meninggal dunia akibat penyakit yang ditularkan oleh gigitan nyamuk Aedes aegypti.
Kepala Dinas Kesehatan Riau, Mimi Yuliani Nazir mengatakan, kasus kematian akibat DBD itu ditemukan di dua wilayah, yaitu di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) dan Kota Dumai. Dua korban meninggal itu terdiri atas anak berusia 14 tahun dan seorang bayi.
"Satu meninggal dunia warga Inhu berusia 14 tahun, sedangkan yang di Dumai anak usia 7 bulan. Semua berjenis kelamin laki-laki, " kata Mimi Yuliani Nazir kepada Okezone, Jumat (1/2/2019).
Secara keseluruhan, pada Januari 2019, Dinas Kesehatan Riau mencatat ada 256 kasus DBD. Paling banyak kasus DBD itu ditemukan di Inhu, yakni mencapai 73.
"Di Inhu ini kasus terbanyak DBD. Padahal dalam priode yang sama di 2018, tidak ada kasus DBD," ucapnya.