"Kalau ukurannya debat saya kira terlampau buru-buru ya, apalagi debat pertama ini dilihat agak sedikit hambar, normatif dan kurang greget," jelas Adi.
Berdasarkan hasil penelitian Lingkaran Survei Indonesia (LSI) pasca debat perdana, elektabilitas Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-Sandi tidak berubah signifikan, kendati paslon 01 menjuarai perolehan suara. Elektabilitas Jokowi-Ma'ruf sebesar 54,8%, sedangkan Prabowo-Sandi 31%.
Meski demikian, dari enam dimensi debat capres-cawapres, Jokowi-Ma'ruf disebut menang di 5 dimensi, sedangkan Prabowo-Sandi menang di 1 dimensi. Alhasil, skor Jokowi vs Prabowo adalah 5 : 1.
Adi menuturkan, dalam debat perdana kemarin paslon Jokowi-Ma'ruf lebih menguasai persoalan ketimbang Prabowo-Sandi. Menurut dia, tampilan Prabowo pada debat perdana disebut kurang "sangar."