SAO PAULO – Jumlah korban tewas dalam insiden jebolnya bendungan di Kota Brumadinho, Brasil dilaporkan telah bertambah menjadi 115 orang pada Jumat. Peningkatan jumlah tersebut terjadi seiring semakin banyaknya jasad yang ditemukan dari lokasi musibah itu.
Berdasarkan keterangan tim pencari dan penyelamat yang dilansir Reuters, Sabtu (2/2/2019), korban yang masih hilang saat ini berjumlah 248 orang. Jumlah itu bertambah 10 orang dari yang dilaporkan sebelumnya setelah perusahaan pertambangan Vale SA yang memiliki bendungan yang jebol mengidentifikasi beberapa pekerja mereka yang belum ditemukan.
BACA JUGA: Korban Tewas Insiden Bendungan Jebol di Brasil Bertambah Jadi 65, Dua Insinyur Ditahan
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, bendungan pembuangan milik perusahaan pertambangan Vale SA jebol pada Jumat, 25 Januari mengirim semburan limbah tambang yang menghantam Kota Brumadinho yang terletak di dekatnya. Menyusul insiden itu, dilaporkan tidak ada seorang pun yang ditemukan dalam keadaan hidup di Brumadinho, dengan jumlah korban tewas diperkirakan lebih dari 300 orang.
Pihak berwenang telah menahan dua insinyur Vale SA yang bertugas dan menandatangani keamanan dan keselamatan bendungan. Vale SA telah menyampaikan permintaan maaf dan akan membayar ganti rugi kepada keluarga korban, namun sejauh ini reaksi kemarahan atas insiden itu masih terlihat di antara warga Brasil.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.