nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mentawai & Bengkulu Diguncang 6 Kali Gempa

Demon Fajri, Jurnalis · Sabtu 02 Februari 2019 17:47 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 02 02 340 2012983 mentawai-bengkulu-diguncang-6-kali-gempa-yPATq49JPX.jpg ilustrasi

BENGKULU - Pelaksana Lanjutan Stasiun Geofisika Kepahiang, Bengkulu, Alexander Parera mengatakan, wilayah Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu, sudah diguncang gempa sebanyak enam kali gempa.

Genpe tersebut termasuk dua gempa berkekuatan cukup besar yakni 5,3 Skala Richter (SR) dan 6,0 SR di Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, yang terasa hingga Bengkulu.

Sebanyak enam guncangan gempa yang tercatat tersebut, merupakan gempa bumi dengan pusat atau episenter di sebelah Tenggara, wilayah Mentawai. atau Barat Daya Mukomuko, Bengkulu.

(Baca Juga: Gempa 6,0 SR Mentawai, Warga Mengungsi ke Perbukitan)

Gempa yang mengguncang wilayah kabupaten yang berbatasan langsung dengan Sumatera Barat ini, tercatat pada pukul 16.03 WIB dengan kekuatan gempa 5,3 SR, dan gempa pada pukul 16.27 WIB dengan kekuatan 6.0 SR.

Kemudian, gempa susulan pada pukul 16.45 WIB, berkekuatan 4.6 SR. Lalu, gempa pada pukul 16.49 WIB, berkekuatan 3.7 SR, gempa pada pukul 16.58 WIB dengan kekuatan 5.2 SR, dan gempa pukul 17.06 WIB berkekuatan 4.1 SR.

"Yang tercatat di stasiun Geofisika Kepahiang Bengkulu, ada 6 kejadian gempa bumi," kata Alexander, saat dikonfirmasi Okezone, Sabtu (2/2/2019).

Alexander Parera menjelaskan, gempa di wilayah Mukomuko, akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia, tepatnya di zona Megathrust yang merupakan zona subduksi lempeng yang berada di Samudera Hindia sebelah barat Sumatera.

Di mana, konvergensi kedua lempeng tersebut membentuk zona subduksi yang menjadi salah satu kawasan sumber gempa bumi, yang sangat aktif di wilayah Sumatera. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi ini dipicu oleh penyesaran naik (thrust fault).

"Gempa yang berpusat di Mukomuko tidak berpotensi tsunami. Gempa di Mukomuko masih satu rentetan dengan epicenter berdekatan atau masih 1 segmen dengan Kepulauan Mentawai," ujar Alexander.

Hasil monitoring BMKG hingga pukul 17.11 WIB, sambungnya, belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock). Namun, imbaunya, kepada masyarakat di sekitar wilayah provinsi Bengkulu diimbau tetap tenang karena gempa bumi tersebut tidak berpotensi tsunami, serta tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenaranya.

"Kami mengimbau agar masyarakat tetap tenang. Gempa susulan akan terus dimonitoring," kata dia.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini