"Sesuai tertulis di sampul, tujuan bukan alamat pribadi, tapi masjid dan pesantren. Pengirim dari Pondok Melati, Bekasi. Kita tidak tahu pasti, karena ini pengiriman yang tidaj terbukukan," jelasnya.
Saat ini, paket Tabloid Indoneisa Barokah tersebut masih berada di Kantor Pos Cibadak, Kota Bogor dan belum didistribusikan ke alamat yang dituju.
"Sekarang masih kita tahan dulu. Kemarin Bawaslu sudah datang ke sini dan meminta untuk ditahan dulu. Ya kalau kita intinya hanya mengirim paket ya, untuk selanjutnya masih menunggu," imbuhnya.
100 Eksemplar Tabloid Siap Edar Ditemukan di Kantor Pos Cibadak, Kota Bogor (foto: Putra RA/Okezone)
Sementara itu, Ketua Bawaslu Kota Bogor Yustinus Elyas Mau membenarkan adanya temuan paket Tabloid Indonesia Barokah itu di Kantor Pos Cibadak, Kota Bogor dan ditahan untuk tidak didistribusikan.
"Iya, ada di Kantor Pos Cibadak dicegah untuk didistribusikan. Itu sudah ranah kepolisian, kita larang kantor pos agar tidak dikirim," ujar Yustinus.