Dia menulis buku itu dalam bahasa asalnya, Persia, dan mengirimkannya melalui layanan pesan WhatsApp ke seorang penerjemah di Australia.
Penghargaan tersebut diumumkan pada hari Kamis di acara di Australia, sebuah negara yang dilarang dikunjungi oleh Boochani.
"Ini sangat memalukan bagi pemerintah Australia," kata Boochani tentang kebijakan yang bertanggung jawab atas penderitaannya. (fzy)
(Hantoro)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.