Inggris Aktifkan Rencana Evakuasi Darurat Ratu Elizabeth Jika Brexit Berakhir Rusuh

Rahman Asmardika, Okezone · Senin 04 Februari 2019 10:31 WIB
https: img.okezone.com content 2019 02 04 18 2013425 inggris-aktifkan-rencana-evakuasi-darurat-ratu-elizabeth-jika-brexit-berakhir-rusuh-6O0BkZTkpv.jpg Ratu Elizabeth II. (Foto: Reuters)

LONDON – Para pejabat Inggris telah mengaktifkan kembali rencana darurat untuk merelokasi keluarga kerajaan dari masa Perang Dingin guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya kerusuhan di London saat Inggris keluar dari Uni Eropa, atau Brexit, bulan depan. Hal itu dilaporkan oleh setidaknya surat kabar di Inggris pada Minggu.

"Rencana evakuasi darurat ini telah ada sejak Perang Dingin, tetapi sekarang telah dirancang ulang jika terjadi kekacauan sipil setelah Brexit tanpa kesepakatan,” demikian dilaporkan The Sunday Times mengutip seorang sumber anonim dari kantor kabinet pemerintah sebagaimana dilansir Reuters.

BACA JUGA: Ini Akibatnya Brexit Tanpa Kesepakatan bagi Ekonomi Dunia

Surat kabar The Mail juga mengatakan bahwa mereka mendapat informasi mengenai rencana mengevakuasi keluarga kerajaan, termasuk Ratu Elizabeth, ke sebuah lokasi yang aman di luar London.

Pemerintah Inggris sedang berjuang untuk mendapatkan dukungan parlemen untuk perjanjian transisi Brexit dengan Uni Eropa sebelum tanggal keluarnya negara itu pada 29 Maret. Pemerintah dan para pelaku usaha di Inggris juga dilaporkan tengah mempersiapkan rencana darurat jika terjadi Brexit 'tanpa kesepakatan'.

Kelompok-kelompok bisnis telah memperingatkan gangguan yang meluas jika ada penundaan yang panjang terhadap impor dari Uni Eropa karena pemeriksaan pabean baru, dan bahkan kemungkinan kekurangan makanan dan obat-obatan jika tak ada kesepakatan yang tercapai saat Brexit terjadi.

Anggota parlemen Inggris dan pendukung keras Brexit, Jacob Rees-Mogg pada Minggu mengatakan bahwa dia percaya rencana evakuasi yang diberitakan hanya menunjukkan kepanikan pemerintah yang tidak perlu terhadap Brexit tanpa kesepakatan. Dia mengingatkan bahwa keluarga kerajaan dan bangsawan Inggris tetap berada di London selama pengeboman yang terjadi pada Perang Dunia II.

BACA JUGA: Brexit, Aset Rp14.087 Triliun Akan Pindah dari Inggris ke Uni Eropa

Namun, Dai Davies, seorang mantan petugas kepolisian yang bertugas menjaga keselamatan keluarga kerajaan mengatakan kepada Sunday Times bahwa dia memperkirakan Ratu Elizabeth akan dievakuasi keluar London jika terjadi kerusuhan.

"Jika ada masalah di London, jelas Anda akan menarik keluarga kerajaan dari lokasi-lokasi utama itu," kata Davies.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini