nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

BNN Riau Gagalkan Penyelundupan 13 Kg Sabu asal Malaysia

Banda Haruddin Tanjung, Jurnalis · Senin 04 Februari 2019 17:23 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 02 04 340 2013675 bnn-riau-gagalkan-penyelundupan-13-kg-sabu-asal-malaysia-Nji5DCnlNe.JPG 3 pengedar sabu jaringan internasional asal Malaysia (Foto: Banda H Tanjung/Okezone)

PEKANBARU - Badan Narkotika Nasional (BNN) Riau menggagalkan upaya penyelundupan narkoba jenis sabu asal Malaysia. Tak tanggung-tanggung, barang haram yang hendak diselundupkan itu beratnya mencapai 13 kilogram (kg). Rencananya, sabu-sabu tersebut akan diedarkan di wilayah Riau.

Plt Kepala BNN Provinsi Riau, AKBP Haldun menjelaskan, selain mengamankan 13 kg sabu, pihaknya juga menyita 17.000 butir pil ekstasi. Sebanyak tiga tersangka juga telah berhasil diamankan.

"Mereka jaringan Malaysia. Narkoba itu dibawa dari perairan Bengkalis," kata Haldun, Senin (4/2/2019).

Para tersangka diketahui bernama Siswanto alias Lisong Sieng (49). Pelaku ditangkap di halaman Hotel Grand Suka, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Pekanbaru. Selanjutnya tersangka kedua yakni Debby Rahmadhani, warga Banjarmasin Selatan, Kota Banjarmasin, Kalsel. Ia ditangkap di Jalan Fajar, Pekanbaru.

Sabu asal Malaysia

"Selanjutnya kita amankan juga Firdaus yang masih berstatus mahasiswa, warga Banjarmasin," ujarnya.

Ketiga tersangka ditangkap setelah BNN menerima informasi jika mereka hendak membawa narkoba ke Pekanbaru. Usai terlacak jejaknya saat dalam perjalanan dari Selat Malaka ke Riau, BNN dibantu petugas kepolisian langsung melakukan penyergapan. Untuk pil ekstasi disimpan dalam kemasan berjumlah 10 bungkus. Sedangkan sabu sebanyak 17 bungkus. Barang haram senilai puluhan miliar itu kemudian dimasukkan dalam tas untuk diedarkan.

"Mereka dijerat Pasal 114 ayat 2 juncto Pasal 112 ayat 2 juncto Pasal 132 ayat 1 Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Pelaku terancam maksimal hukuman mati atau seumur hidup," tuturnya.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini