nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Filipina Belum Simpulkan Pelaku Bom Gereja di Pulau Jolo Warga Indonesia

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Selasa 05 Februari 2019 06:25 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 02 05 18 2013851 filipina-belum-simpulkan-pelaku-bom-gereja-di-pulau-jolo-warga-indonesia-rjDoTmTfg2.jpg Gereja di Pulau Jolo, Filipina usai serangan bom (Reuters)

JAKARTA - Kedutaan Besar (Kedubes) Republik Indonesia di Manila menyatakan, otoritas Filipina hingga saat ini belum menyimpulkan bahwa pelaku pengeboman gereja di Pulau Jolo warga negara Indonesia (WNI). Polisi negara itu belum merilis hasil uji DNA pelaku.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Filipina Eduardo Ano sebelumnya menyebutkan aksi teror di tempat ibadah itu dilakukan oleh dua WNI. Tapi, Kedubes RI memberi penjelasan.

"Bahwa belum ada basis valid atas pernyataan tersebut dan pihaknya (Filipina) belum mengidentifikasi siapapun sebagai pelaku ledakan di Jolo," kata Duta Besar RI di Manila Sinyo Harry Sarundajang dalam keterangan tertulisnya yang diterima Okezone, Selasa (5/2/2019).

Kedubes RI memberikan pernyataan ini setelah berkoordinasi dengan aparat Filipina. Dalam proses komunikasi itu, aparat Filipina menyampaikan masih menginvestigasi kasus tersebut.

 

Teror bom di gereja Pulau Jolo, Filipina (Reuters)

Dari beberapa proses penyidikan awal, berdasarkan keterangan beberapa saksi dan bukti-bukti yang ditemukan belum dapat disimpulkan secara cepat bahwa ledakan bom itu diinisiasi oleh warga pendatang dari Indonesia.

"Pihak Westmincomd akan menghubungi KBRI Manila apabila ada perkembangan lebih lanjut," ucap Harry.

Polisi Filipina juga belum merilis hasi uji DNA pelaku dan beberapa potongan video dan gambar di lokasi kejadian. Intelijen Filipina juga belum mengetahui mengapa Mendagri Ano menyeret WNI dalam aksi ini.

"Intelijen Filipina mengakui bahwa pihaknya belum mengetahui dasar penyampaian informasi yang diberikan oleh Mendagri Ano tentang keterlibatan bom itu," tutur Harry.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini