nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Guguran Lava Gunung Karangetang Meluncur ke 4 Desa, Ratusan Jiwa Mengungsi

Subhan Sabu, Jurnalis · Selasa 05 Februari 2019 21:10 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 02 05 340 2014097 guguran-lava-gunung-karangetang-meluncur-ke-4-desa-ratusan-jiwa-mengungsi-ZbRu4Q5Yxc.png Guguran lava pijar gunung Karangetang terjang 4 desa (Foto: Ist)

SITARO - Erupsi Gunung Api Karangetang yang terjadi sejak Sabtu 2 Februari di Batubulan, Siau terus mengalami peningkatan. Suara gemuruh lemah sampai agak kuat sesekali terdengar. Pengamatan dari laut depan kampung batubulan teramati ujung tumpukan atau eleran lava sekitar 3.475 m dari puncak kawah II sementara dari ujung samping leleran terjadi longsoran material yang menimbulkan kepulan asap kecoklatan, kelabu kehitaman tebal.

Visual dari Pos Pemantau Gunung Api Karangetang terhalang oleh gunung yang tertutup kabut 0-I, kabut 0-II, hingga kabut 0-III sehingga asap kawah tidak teramati. Cuaca berawan, mendung, dan hujan. Angin bertiup lemah ke arah selatan dan barat daya. Suhu udara 25-26 °C, kelembaban udara 0-0 %, dan tekanan udara 0-0 mmHg.

Aktivitas Kegempauan guguran terjadi 13 kali dengan amplitudo 3-18 mm dengab durasi 40-115 detik. Hembusan terjadi 11 kali dengan amplitudo 25-54 mm, durasi : 35-65 detik. Sedangkan kegempaan tektonik jauh terjadi 2 kali dengan amplitudo 25 mm, S-P 36 detik, Durasi 80 detik. Tremor Menerus (Microtremor) terekam dengan amplitudo 25 mm (dominan 25 mm).

Kepala Pos Pemantau Gunung Api Karangetang, Yudia Prama Tatipang mengatakan sehubungan dengan aktivitas Gunung Karangetang pada Level Ill siaga saat ini, kami merekomendasikan kepada masyarakat dan pengunjung atau wisatawan agar tidak mendekati, tidak melakukan pendakian dan tidak beraktivitas di dalam zona perkiraan bahaya yang meliputi radius 2.5 km dari puncak Kawah 2 (utara) dan Kawah Utama (selatan)dan area perluasan sektoral dari puncak kearah Barat-Barat laut sejauh 3 km dan ke arah Baratlaut-Utara sejauh 4 km

"Masyarakat di sekitar Gunung Karangetang yang berada di area Barat laut-Utara dari Kawah 2, di antaranya Kampung Niambangeng, Kampung Beba dan Kampung Batubulan agar dievakuasi ke tempat yang aman dari ancaman guguran lava atau awan panas guguran Gunung Karangetang yaitu di luar zona perkiraan bahaya tersebut," jelas Tatipang, Selasa (5/2/2019).

Akibat luncuran lava, Desa Batubulan tertimpa bencana dan empat lainnya yang masuk cakupan bencana, adalah Niambangeng, Kawahang, Kiawang dan Hiung, Kecamatan Siau Barat Utara. Sebanyak 112 jiwa dari 33 kepala keluarga mengungsi, 16 KK dan 54 jiwa mengungsi di Gereja GMIST Nazareth Niambangeng dan sebanyak 17 KK dan 58 jiwa di kantor Kampung Batubulan.

Tim gabungan dari TNI/Polri, Pemerintah Kecamatan dan Desa Batubulang dan Kawahang bahu membahu mengevakuasi warga ke lokasi-lokasi aman dan menyerahkan logistik peralatan dan makanan bagi para korban di tempat pengungsian untuk membantu meringankan beban para korban di lokasi pengungsian tersebut sambil menunggu situasi aman kembali.

"Masyarakat di sekitar Gunung Karangetang diharap untuk tetap tenang, tidak terpancing isu-isu mengenai erupsi Gunung Karangetang yang tidak jelas sumbernya dan selalu mengikuti arahan dari BPBD Kabupaten Sitaro," pungkas Tatipang.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini