"Lima titik tersebut di RSS, Parit Padang, Kenanga, Dwi Makmur dan Riding Panjang. Di Riding Panjang ada 6 rumah, Dwi Makmur 2 rumah, di Kenanga 17 rumah, di Kompi Senapan B 7 rumah," terang Mikron.
Menurutnya, banjir yang terjadi sejak pukul 12.30 WIB disebabkan saluran air dangkal, akibat sedimentasi lumpur tambang inkonvensional, ditambah dengan curah hujan tinggi dan air laut yang pasang.
"Hujan juga disertai angin dan petir mengakibatkan satu orang korban jiwa lelaki usia kurang lebih 36 tahun di Kenanga tersambar petir," ungkapnya.
Petugas gabungan lanjut Mikron sudah diterjunkan kelokasi untuk membantu para korban.
"Petugas yang turun dari BPBD Provinsi, satpol PP Bangka, Tagana, Dinkes, PMI, Pramuka, TNI, dan Polri," tukas Mikron.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.