nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ahmad Dhani Batal Dipindah ke Rutan Medaeng Hari Ini

Syaiful Islam, Jurnalis · Rabu 06 Februari 2019 18:48 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 02 06 519 2014526 ahmad-dhani-batal-dipindah-ke-rutan-medaeng-hari-ini-ZFwq2Ym1sM.jpg Ahmad Dhani. (Foto: Heru Haryono/Okezone)

SURABAYA - Tersangka kasus pencemaran nama baik, Ahmad Dhani batal dipindah ke Rutan Klas I Surabaya di Medaeng Sidoarjo dari Rutan Cipinang, Jakarta Timur hari ini. Politikus Gerindra itu baru diberangkatkan ke Surabaya besok pagi.

Dhani akan langsung mengikuti sidang di PN Surabaya. Soal apakah Dhani dibawa kembali ke Rutan Cipinang atau mendekam di Rutan Medaeng, itu tergantung keputusan majelis hakim dalam persidangan.

"Besok langsung ke Pengadilan Negeri Surabaya untuk sidang. Kami tidak tahu apakah AD akan menempati Rutan Medaeng atau kembali ke Rutan Cipinang setelah sidang, kita lihat putusan majelis hakim besok," kata Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Jawa Timur, Pargiyono, Rabu (6/2/2019).

Divonis 1 Tahun 6 Bulan, Ahmad Dhani Langsung Ditahan

Pihaknya tidak bisa menolak keputusan majelis hakim jika Dhani dipindah ke Rutan Medaeng, sepanjang ada dasar hukum atas pemindahan tersebut.

(Baca juga: Jalani Sidang di Surabaya, Alasan Ahmad Dhani Dipindah ke Rutan Medaeng)

Dhani ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pencemaran nama baik oleh penyidik Subdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim pada Kamis 18 Oktober 2018. Penetapan itu setelah penyidik mengantongi dua alat bukti dan memeriksa sejumlah saksi, termasuk ahli bahasa dan ahli pidana.

Politisi Gerindra ini dilaporkan Koalisi Bela NKRI dengan tuduhan ujaran kebencian karena menyebut kelompok penolak deklarasi #2019GantiPresiden di Surabaya dengan kata-kata ‘idiot’ pada Minggu 26 Agustus 2018.

Saat ini Ahmad Dhani ditahan di Rutan Cipinang, Jakarta Timur setelah divonis satu tahun enam bulan penjara oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 28 Januari 2019. Pasalnya suami Wulan Jamila ini terbukti bersalah melakukan ujaran kebencian.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini