
Diwartakan sebelumnya, Jokowi menyebut istilah propaganda Rusia saat melakukan kunjungan di luar Ibu Kota. Namun, capres petahana nomor urut 01 itu berkata bukan berarti Negeri Tirai Besi itu ikut campur dalam kontestasi Pilpres 2019.
(Baca juga: Polemik Propaganda Rusia, Jokowi: Itu Terminologi dari Artikel Rand Corporation)
Ia menerangkan, istilah propaganda Rusia itu diambil dari terminologi Rand Corporation. Rand Corporation saat ini dinilai sebagai scape goat atau kambing hitam atas konflik yang ada di media sosial (medsos) Indonesia.
"Kita tidak bicara mengenai negara, bukan negara Rusia tapi terminologi dari artikel rand corporation. Sehingga ya memang tulisannya seperti itu, bahwa yang namanya semburan kebohongan, semburan dusta, semburan hoaks itu bisa mempengaruhi dan membuat ragu dan membuat ketidakpastian," kata Jokowi di Jakarta, Selasa 5 Februari 2019.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.