Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

PBB: Arab Saudi Membatasi Penyelidikan Pembunuhan Jamal Khashoggi

Agregasi BBC Indonesia , Jurnalis-Jum'at, 08 Februari 2019 |08:26 WIB
PBB: Arab Saudi Membatasi Penyelidikan Pembunuhan Jamal Khashoggi
Khashoggi (BBC)
A
A
A

Sebelumnya, Arab Saudi menolak mengekstradisi warganya ke Turki setelah negara itu mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap sejumlah pejabat Saudi.

Baca juga: Arab Saudi Siap Berinvestasi di Pelabuhan Gawadar Pakistan

Apa yang diungkapkan laporan hasil investigasi PBB?

Agnes Callamard, pelapor khusus PBB untuk urusan eksekusi di luar pengadilan yang memimpin penyelidikan kasus pembunuhan Khasoggi mengunjungi Turki antara 28 Januari dan 3 Februari.

Laporan awal penyelidikan menyebutkan Khashoggi "adalah korban pembunuhan brutal dan terencana, yang disiapkan dan dilakukan oleh pejabat Negara Arab Saudi".

Menurutnya, kemampuan Turki untuk menyelidiki pembunuhan ini "sangat dibatasi dan dirusak oleh penolakan Arab Saudi, selama 13 hari, untuk memungkinkan para penyelidik Turki mengakses beberapa tindakan kejahatan."

Pembunuhan terjadi pada 2 Oktober, tetapi pihak berwenang Turki hanya mendapatkan akses ke konsulat pada 15 Oktober, dan tidak diperkenankan berada di lokasi kejadian sampai 17 Oktober.

Sikap Saudi ini dianggap mempengaruhi proses penyelidikan forensik, tulis laporan tim penyelidik PBB.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement