Ia berdalih ingin menjadi bagian dari penyelamatan suara Partai Demokrat dan diri sendiri.
Selain itu, ia pun tak menampik, jika langkah politiknya ini bercermin dari kader Demokrat di sejumlah daerah yang memutuskan mendukung Jokowi-Ma'ruf.

Hal itu juga semata-mata demi menggaet pemilih di daerah mereka, yang cenderung mendukung capres petahana.
Baca: Jokowi-Ma'ruf Unggul Telak di Pemilih Wong Cilik dan Emak-Emak
Baca: Survei LSI: Elektabilitas Jokowi-Ma'ruf 54,8%, Prabowo-Sandi 31,0%
"Saya pikir saya harus menyerap aspirasi di bawah, dan saya harus mengambil suara partai pemilih Demokrat yang notabene menginginkan 01 terpilih kembali. Untuk pemilih calon Demokrat yang memilih pasangan 02 itu sudah ada, tapi calon pemilih Partai Demokrat yang lebih memilih ke Jokowi, inilah yang saya coba ambil. Saya mohon maaf dengan partai saya karena tidak berkoordinasi sebelumnya," ungkapnya.
