Padahal, software murah tersebut keamanan sibernya masih sangat rentan sehingga kejahatan siber pun tak bisa dihindarkan lantaran mudah diretas.
"Masalah yang terjadi juga adalah pengguna menggunakan software bajakan, dan software bajakan ini jadi sering kali jadi kerentanan sistem operasi itu karena tidak bisa ditangani akibatnya diserang maleware," jelas dia.
Padahal, dari serangan kepada software itu akan memberikan dampak kepada komputer yang dimiliki penggunanya. Dengan begitu komputer itu akan juga menjadi tempat serangan masif ke software lainnya.
“Masalah lainnya adalah setelah diserang maka komputer ini jadi tempat untuk menyerang ke tempat lain, jadi masif itu yang terjadi,” tandas dia.

(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.