nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Heboh Ada Tentara Merah China di Pluit Jakarta, Ini Fakta Sebenarnya!

Ade Putra, Jurnalis · Minggu 10 Februari 2019 19:03 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 02 10 337 2016000 heboh-ada-tentara-merah-china-di-pluit-jakarta-ini-fakta-sebenarnya-cM2d67Jfhw.jpg Foto: Ist

AKUN Facebook (FB) Eka membuat postingan tangkapan layar (screenshot) foto yang seolah menyimpulkan bahwa ada tentara China di Jakarta (http://bit.ly/2GyYS3k). Selain tangkapan layar foto semacam ada tentara hendak naik ke mobil tentara, Eka juga melengkapi postingan itu dengan narasi:

"Tentara merah RRC di pluit jkt ,... Bahaya melanda Negri ku".

Hingga Minggu (10/2/2019), postingan Eka yang juga menandai beberapa temannya ini sudah dibagikan lebih dari 20 kali oleh pengguna FB lainnya.

Hasil penelusuran Aribowo Sasmito, Co-Founder, Head of Fact Checker Committee di Mafindo (Masyarakat Anti Fitnah Indonesia), ternyata informasi yang disebarkan Eka adalah konten yang salah. Dimana ketika konten yang asli dipadankan dengan konteks informasi yang salah.

"Foto yang digunakan atau diunggah akun FB atas nama Eka itu, menggunakan foto yang sudah beredar sebelumnya. Jadi, konten yang dibagikan dia ini daur ulang pelintiran yang sudah diklarifikasi pada 2016," jelas Aribowo dalam debunk-nya di laman grup FB Forum Anti Fitnah, Hasut, dan Hoax (FAFHH), Minggu (10/2/2019).

Pada intinya, kata Aribowo, foto yang dibagikan oleh akun FB Eka itu adalah kegiatan outbound. "Nah, si pengunggah ini sengaja membuat postingan dengan tujuan untuk membangun premis. Dia juga menambahkan narasi yang tidak ada hubungannya dengan konteks foto yang sebenarnya," paparnya

Sebelumnya, isu serupa juga pernah disebarkan oleh beberapa akun FB. Baik foto maupun narasi yang salah satunya seperti ini: "Pasukan Sipit Perawakan Militan".

Untuk meyakinkan bahwa foto yang disebar itu bukan tentara China sebagaimana dimaksud oleh para pengunggah, Aribowo juga melampirkan klarifikasi dari Christian Men's Network Indonesia (CMNI), yang juga sempat dimuat dalam laman Sekoci Hoaxes (https://bit.ly/2Dg44JA) seperti berikut:

"Shalom

Saudara yang dikasihi Tuhan,

 

Beberapa hari belakangan ini merebak berita tentang "pasukan sipit perawakan militan" disertai rekaman suara wanita dan foto peserta kegiatan outbound CMNI yang berdekatan dengan truk TNI

 

Berita ybs mengkaitkan serangkaian acara kerohanian yang dilakukan oleh CMNI dengan kegiatan dan kejadian lainnya padahal itu TIDAK ADA HUBUNGANnya sama sekali.

 

Rekaman yang beredar dibuat oleh seorang wanita yang kebetulan berada di MTHS pada tanggal 22 Oktober 2016 tempat diadakannya kelas pembinaan (kami menamakannya KFU - Kelas Follow Up) bagi para peserta yang telah mengikuti outbound CMN lndonesia bernama StrongMen The Next Level.

Pada setiap KFU kami meminta setiap peserta mengenakan pakaian yang diberikan panitia sewaktu outbound sebagai tanda kepesertaan.

Outbound StrongMen digagas sejak tahun 2007 oleh CMN Indonesia yang mengangkat tema besar bagaimana seorang pria berfungsi sebagai ayah dan suami yang tetap tegar di tengah masa-masa sukar mereka dalam keluarga dan pekerjaan.

Materi yang diajarkan di outbound maupun di KFU antara lain sebagai berikut:

 

1. berdoa bagi keluarga dan bangsa,

2. belajar saling membantu kepada saudara-saudara yang ada dalam kesukaran,

3. memiliki ketabahan hati ketika keluarganya ada dalam masalah dan

4. bertanggung jawab untuk menjaga keutuhan rumah tangga.

 

Pernyataan yang disampaikan oleh wanita tersebut telah menyimpang dan berbeda dengan apa yang sesungguhnya terjadi. Kegiatan KFU StrongMen di MTHS adalah murni acara kerohanian yang diperuntukkan kalangan sendiri dan TIDAK BERKAITAN DENGAN acara pada tanggal 4 seperti yang disampaikan.

 

Foto yang ditampilkan berdekatan dengan truk TNI itu adalah juga peserta dari acara kerohanian CMN Indonesia StrongMen yang telah selesai dari kegiatan outbound StrongMen CMNI pada tanggal 8 Oktober silam dan hendak melanjutkan wisata belanja batik di Thamrin Square.

 

Adalah tidak benar mengkaitkan sebuah acara kerohanian CMNI dengan isu politik, atau acara dari pihak lain diluar CMNI apalagi tanpa sebuah klarifikasi. Wanita yang membuat rekaman tersebut dan pengambil gambar tersebut hingga saat ini tidak melakukan klarifikasi kepada CMNI. Sebaliknya, wanita tersebut telah memberikan pernyataan yang meresahkan dan menimbulkan persepsi yang tidak baik.

 

Berita yang beredar tersebut saat ini telah disampaikan kepada BAIS TNI, dikoordinasikan dan ditangani. Demikian penjelasan dari kami, agar diketahui dan memperjelas kondisi yang sebenarnya.

 

Ferdy P Panggabean

StrongMen The Next Level CMNI".

Sebelumnya, Aribowo juga sudah pernah melakukan debunk terkait isu ini. Kala itu, informasi yang diedarkan memiliki narasi: "Tentara China sudah berada di Indonesia". Sementara debunk yang sudah dilakukan Aribowo, dapat dengan mengklik link ini

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini