nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sendirian di Rumah, Janda 57 Tahun Tewas Dibunuh Perampok

Wahyudi Aulia Siregar, Jurnalis · Senin 11 Februari 2019 02:02 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 02 10 340 2016100 sendirian-di-rumah-janda-57-tahun-tewas-dibunuh-perampok-7R185mCpCD.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

BINJAI - Lina (57), warga Kelurahan Pekan Binjai, Kota Binjai, ditemukan tewas bersimbah darah di kamar mandi rumahnya, Minggu (10/2/2019) siang tadi.

Janda dua anak keturunan Tionghoa itu, diduga menjadi korban perampokan dan akhirnya dibunuh karena mencoba melakukan perlawanan.

Kasubag Humas Polres Binjai, Iptu Siswanto Ginting mengatakan, mayat Lina pertama kali ditemukan oleh kerabatnya bernama Lulu dan seorang temannya bernama Jimmy.

Kala itu Lulu mendapatkan telephone dari salah seorang anak korban bernama Wandianto, yang tinggal di Singapura. Wandianto menghubungi Lulu untuk memintanya untuk memeriksa ibunya, lantaran sang ibu yang tinggal sendirian di rumah tak kunjung bisa dihubungi lewat nomor ponselnya.

Saat Lulu mendatangi rumah korban, ia tak bisa masuk karena pintu rumah korban terkunci. Dengan persetujuan dari sang anak Wandinto, pintu rumah kemudian dibuka dengan bantuan tukang kunci, dan korban ditemukan sudah tak bernyawa dengan posisi telungkup di depan pintu kamar mandi.

 sd

Korban diduga sudah tewas beberapa jam sebelumnya, karena dari tubuh korban sudah mengeluarkan bau busuk. Sekujur tubuh korban juga penuh luka, termasuk luka sayatan di leher dan sekitar jempolnya.

Saat mayat korban ditemukan, kondisi rumah juga acak-acakan. Lemari korban terlihat terbuka dan isinya berserakan di lantai. 1 unit televisi LED 32 inchi serta satu unit sepeda motor dan perhiasan milik korban juga tidak ditemukan.

"Kesimpulan sementara kita, telah terjadi terjadi tindak pidana pencurian yang disertai dengan kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Korban diduga dibunuh karena melawan saat harta bendanya akan dirampas pelaku," sebut Siswanto.

Siswanto lebih lanjut mengatakan, untuk penanganan dan pengungkapan kasus perampokan dan pembunuhan ini, mereka akan membentuk tim khusus. Polisi pun meminta agar pelaku segera menyerahkan diri.

"Kita akan bentuk tim khusus untuk mengejar pelaku. Nanti pak Kapolres yang langsung membentuk," tandasnya.

 sds

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini