JAKARTA - Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Erick Thohir menyebut bergabungnya Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok ke PDIP tak lantas akan masuk ke dalam struktur TKN. Sebab, anggota TKN sudah resmi didaftarkan ke KPU.
"Apakah BTP di TKN? Ya tidak ada, kan sudah ada strukturnya," kata Erick di kawasan Jakarta Barat, Minggu (10/2/2019).
Menurut dia, masuknya mantan gubernur DKI Jakarta itu ke dalam partai berlambang banteng moncong putih itu merupakan sebuah hak dari seorang warga negara dalam menentukan pilihan politiknya.

Apabila itu dihubungkan dengan TKN, kata dia, maka korelasinya sangat jauh. Sebab, itu merupakan ranah partai politik, sementara TKN dibentuk untuk memenangkan Jokowi-Ma'ruf dalam pesta demokrasi lima tahunan.
"Masing-masing partai punya pergerakan sendiri. TKN ini dibentuk untuk mendukung Pilpres, bukan partai. Karena itu, apakah TKN juga bisa mencampuri urusan partai, tidak mungkin, kita punya keterbatasan," ujarnya.
Seperti diketahui, Ahok resmi jadi kader PDIP sejak 26 Januari 2019. Hal itu terungkap saat Ahok bersilaturahmi ke kantor DPD PDIP Bali, Jumat 8 Februari 2019. Ahok kemudian mengungkapkan alasannya bergabung ke partai yang diketuai Megawati Soekarnoputri itu.
"Memang sesuai dengan garis ideologi perjuangan saya," ujar Ahok singkat saat keluar dari Ruang Sekretaris dan Perpustakaan Kantor DPD PDIP Bali.

(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.