nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bayi Tewas Dibanting Ayah Tirinya, Ini Tanggapan KPAI

Fahreza Rizky, Jurnalis · Senin 11 Februari 2019 08:04 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 02 11 338 2016142 bayi-tewas-dibanting-ayah-tirinya-ini-tanggapan-kpai-EzYQAr5lsB.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

JAKARTA - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyesalkan terjadinya peristiwa kekerasan yang menimpa seorang bayi berusia dua tahun yang tewas di tangan ayah tirinya dengan cara dibanting.

FT (2), bayi malang itu meregang nyawa setelah dibanting dan dibekap mulut serta hidungnya oleh ayah tirinya. Peristiwa ini terjadi di Kelurahan Cimpauen, Tapos, Depok.

Wakil Ketua KPAI Rita Pranawati mengatakan, ayah tiri adalah orang tua pengganti yang seharusnya juga melakukan peran pengganti sebagai pengasuh.

Meskipun statusnya ayah tiri, tetapi ia tetap memiliki tanggung jawab terhadap anak karena perkawinan dengan ibu anak ini.

"Pada perkawinan kedua, anak seringkali hanya menjadi pihak turutan tanpa mempertimbangkan dengan utuh keberadaannya. Proses hukum kepada ayah tiri ini tetap harus ditegakkan," kata Rita kepada Okezone, Senin (11/2/2019).

Selain itu, KPAI berharap Pemda kota Depok yang telah memiliki anugerah menuju kota layak anak kategori Nindya benar-benar menerapkan program kota layak anak.

Kota Layak Anak, sambung Rita, tidak hanya berhenti pada kebijakan dan percontohan, tetapi harus menyasar seluruh area kota, serta harus berdampak pada terlindunginya hak anak dari kekerasan.

"Pemkot Depok sudah seharusnya melakukan perlindungan anak berbasis komunitas sebagai perwujudan kota layak anak sehingga kasus sejenis tidak terjadi lagi," jelasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini