nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wanita Muda Tewas Bersimbah Darah di Kamarnya, Diduga Dibunuh

Aini Lestari, Jurnalis · Senin 11 Februari 2019 16:28 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 02 11 340 2016405 wanita-muda-tewas-bersimbah-darah-di-kamarnya-diduga-dibunuh-xYrOZaIhNr.jpg Lokasi penemuan mayat perempuan yang ditemukan tewas bersimbah darah di kamarnya, Batam, Kepulauan Riau (Foto: Aini Lestari)

BATAM - Wanita keturunan Tionghoa, Fitri alias Yuwewe (25) ditemukan tewas bersimbah darah di kamar rumahnya di Perumahan YKB Blok F No 19, Bengkong, Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Senin (11/2/2019) siang. Dugaan sementara, ia korban pembunuhan.

Mayat korban pertama kali ditemukan Ameng, ayah korban yang baru pulang setelah berkeliling mengantar air mineral galon. Kala itu, ia dikejutkan dengan posisi korban yang sudah bersimbah darah di depan pintu kamarnya. Ameng langsung berteriak meminta tolong.

Seketika, Sutiah tetangga yang rumahnya berada persis di sebelah kiri rumah korban langsung mendatangi dan melihat kondisi korban sudah tak bernyawa. Korban yang menggunakan baju setelan berwarna salem sudah dalam kondisi setengah telungkup, dengan tangan menutup bagian wajah.

(Baca Juga: Hamil Luar Nikah, Ibu Muda Bunuh Bayinya dengan Menyayat Leher lalu Dimasukkan ke Ember

Lokasi pembunuhan di Batam

Sutiah mengatakan, sebelum kejadian, korban yang sehari-sehari membantu bapaknya berdagang gas dan air mineral bertandang ke rumah saksi sekira pukul 08.00 pagi. Namun, sekira pukul 09.00 pagi, korban pulang ke rumahnya setelah mendengar suara orang mengetuk pagar rumah.

"Dia pulang karena ada orang ngetuk pagar mau beli gas. Waktu itu bapaknya masih ada di rumah," kata Sutiah.

Selanjutnya, sekira pukul 13.00 WIB, saksi dikejutkan dengan suara teriakan ayah korban. "Awalnya, saya lihat dari jendela dan saya tanya kenapa. Tapi karena tidak dengar, saya dan anak saya langsung ke sana. Ya saya dan anak saya lihat korban sudah seperti itu kondisinya. Anak saya sampai syok karena korban teman dekatnya," kata Sutiah.

Sutiah menceritakan, korban tinggal bersama dengan ayah, kakak laki-laki, kakak perempuan, adik korban. Sebelumnya, pacar korban sempat menghubungi dengan maksud untuk mengajak makan siang.

"Pacarnya sempat telefon mau ngajak makan siang. Tapi telefonnya nggak masuk. Dikiranya masalah jaringan. Dia enggak curiga, kami juga enggak curiga," kata Suriah.

(Baca Juga: Sakit Hati Anaknya Hendak Dijual, Pria di Kuansing Bakar Saudaranya

Sementara itu, dari pantauan di lokasi kejadian, rumah yang juga merupakan pangkalan gas ini dipenuhi oleh warga sekitar yang ingin melihat korban. Beberapa anggota keluarga korban tampak berada di lokasi.

Namun, mereka enggan memberikan keterangan apapun. Tim Inafis Polresta Barelang juga tampak berada di lokasi kejadian guna olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Rumah berpagar hitam ini juga tampak dipasangi garis polisi oleh pihak kepolisian.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini