nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pemilik Salon di Semarang Terbawa Longsor saat Pangkas Rambut Konsumen

Taufik Budi, Jurnalis · Selasa 12 Februari 2019 02:02 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 02 11 512 2016595 pemilik-salon-di-semarang-terbawa-longsor-saat-pangkas-rambut-konsumen-XBcWqAZjjf.jpg Foto Ilustrasi Okezone

SEMARANG – Pemilik salon kecantikan yang hilang terbawa longsor di Semarang Jawa Tengah hingga kini masih dalam pencarian tim SAR gabungan. Detik-detik korban terseret longsor dilihat langsung oleh seorang konsumen yang tengah potong rambut.

Seorang saksi bernama Sri Suyuti, warga Perumahan Payung Mas RT 6/10 Kelurahan Pudakpayung Kota Semarang. Saat kejadian, korban sekaligus pemilik salon TIN bernama Sri Murtini (45) sedang melayani saksi untuk pangkas rambut.

Peristiwa bermula saat hujan deras mengguyur kawasan Semarang atas hingga aliran Sungai Pudakpayung meluap. Derasnya air hujan juga sempat masuk ke area salon hingga korban berniat membersihkannya.

“Karena air dari jalan masuk ke dalam salon, korban bermaksud membersihkan air. Disapu ke belakang salon, namun tiba-tiba terjadi longsor sehingga korban terbawa longsor,” kata Sri Suyuti saat dimintai keterangan polisi, Senin (11/2/2019).

 sd

Melihat kejadian itu, saksi segera menyelamatkan diri dengan lari keluar salon. Dia juga sempat ditolong oleh warga lainnya. Namun, korban tak berhasil ditolong. Hingga petugas masih melakukan pencarian dengan menyusuri sungai.

“Korban saat ini belum ditemukan, masih dalam pencarian oleh Basarnas dan anggota polisi,” tambah dia.

 (Baca juga: Pemilik Salon Kecantikan di Semarang Hilang Terbawa Longsor)

Sebelumnya diberitakan, Sri murtini (45) warga perumahan P4A RT 6/7 Blok D, Kelurahan Pudakpayung Kecamatan Banyumanik Kota Semarang, hilang terbawa longsor. Salon tempatnya mencari nafkah tergerus derasnya arus Sungai Pudakpayung.

"Jadi sekira pukul 14.30 WIB terjadi bencana tanah longsor yang menimpa rumah salon bernama 'TIN'. Di dalam rumah ada penghuninya, diduga korban tertimbun tanah longsor maupun terbawa arus Sungai Pudakpayung," ungkap Kepala Basarnas Jateng Aris Sofingi.

Basarnas Jateng dan tim SAR gabungan di antaranya BPBD, Pemadam , Polsek, Koramil, PMI, SARDA, Buser, Ubaloka berupaya mencari keberadaan korban. Mereka melakukan pencarian mulai dari lokasi kejadian menuju utara bantaran sungai namun belum membuahkan hasil.

"Saat ini pencarian difokuskan titik longsoran dengan cara menyemprot menggunakan Alcon (alat semprot). Kondisi bangunan masih labil dan area lokasi gelap menjadi kendala tim SAR gabungan, dan semoga korban cepat ditemukan," ujar komandan Rescue Jefri.

 sd

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini